Home>Berita>Kematian Mahasiswa Asal Bajawa, Kapolresta Kupang Jawab Konfirmasi Pers
Berita

Kematian Mahasiswa Asal Bajawa, Kapolresta Kupang Jawab Konfirmasi Pers

Ngada – Kematian mengenaskan korban Mahasiswa Filsafat Unwira Kupang asal Ngada-Flores, Carolino A. Sowo yang ditemukan telah meninggal dunia di Pantai Oesapa Kupang (24/7/2018) menjadi salah satu kejadian yang mengundang perhatian begitu banyak kalangan mulai tingkat pusat sampai daerah-daerah. Kasus ini sampai tanggal 10 Agustus 2018 ditangani Penyidik Polsek Kelapa Lima Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Advertisements

Dihubungi Redaksi Media ini Jumad (10/8/2018), Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon.CN menjawab konfirmasi Pers dari Kabupaten Ngada, Flores terkait progres penanganan perkara dan pengungkapan kasus.

“Saya masih minta paparan Penyidik ke saya, harusnya tadi tetapi saya tunda karena ada kegiatan yang mendesak hari ini. Kalau sudah gelar di saya, nanti kita jelaskan ke publik ya”, kata Kapolres Kupang Kota, AKBP Anthon.CN menjawab pesan singkat awak media dari Kota Bajawa.

Konfirmasi redaksi kepada keluarga korban di Bajawa Kabupaten Ngada (10/8/2018), pihak keluarga duka menjawab masih menunggu informasi perkembangan penanganan kasus kematian anggota keluarga mereka dari pihak Polri.

Diberitakan sebelumnya, aneh ‘HP mmilik korban mahasiswa asal Bajawa yang tewas pada tanggal 24 Juli 2018 di Pantai Oesapa Kupang, HP diduga hilang bersama kematian korban, namun ditemukan aktif pada tanggal 9 Agustus 2018.

“Malam Redaksi, jangan marah mengganggu. Kami dari keluarga duka mendapat kabar mengejutkan oleh saudari yang di Jogja pada Pukul 21.41 tanggal 9 Agustus 2018. Saudari menemukan tadi WA almarhum Laly sempat aktif dan online. Saudari pikir HP ada di keluarga duka jadi coba-coba chek dan ternyata kaget sebab HP almarhum tidak ada di kami. Bagaimana dengan kejadian seperti ini. Pihak Polri tolong segera bongkar tuntas ini kasus ni kah”, bunyi pesan informasi diterima redaksi (9/8/2018).

Ditambahkan, menurut salah satu saudari yang menemukan kejadian ini, HP Korban masih online sampai sekitar Pkl 21.50. Durasi Online sekitar 5-10 Menit tanggal 9 Agustus 2018. Korban ditemukan tewas mengenaskan di Pantai Oesapa Kupang (24/7/2018). (red/)