Berita

Maik Te Mae (Pergi Lebih Baik)

“Kelak Ketika saya pindah nanti saya akan berusaha  dengan jiwa raga dan kemampuan yang saya miliki untuk tidak meninggalkan kesan pada orang yang ditinggalkan dengan mengatakan “maik te mae”  lebih baik engkau pergi”, demikian dikatakan Yohannes Ibi Hurint, Camat Demon Pagong dalam sambutannya pada  acara Pisah Sambut dan Serah Terima Jabatan Camat Demon Pagong (30/07/2018) [caption id="attachment_2704" align="alignright" width="300"] Acara Serah Terima Jabatan Camat Demon Pagong (30/07/2018)[/caption] Pengabdian selama 6
Kesehatan Profil

Seteguk Arak, Nenek Bui Semakin Bugar Di Usia Renta

Nenek Bui demikian wanita tua itu biasa disapa. Terlahir dengan nama Agata Bui Nedabang terlihat masih trampil mengupas kulit buah asam di pekarangan rumahnya Desa Blepanawa Kecamatan Demon Pagong. Pengeliatannya masih tajam gerakannya masih linca meskipun terkadang lamban karena faktor usia. Saat ditanya berapa usianya, nene bui hanya mengatakan kurang lebih sembilan puluh atau seratus Tahun. “ema goe tutu goe hala”  ibunya mendiang Bota Lein tidak perna mengatakannya secara jelas
Berita

Dolar FC Juara Liga Dua

Dolar FC - Nisakarang tampil sebagai juara Liga 2 ASKAB PSSI Flores Timur  2018. Di final, Dolar FC mengalahkan Ikutubo FC dengan skor 5-4 lewat babak drama adu pinalti. Bertanding di Stadion Gawerato, Waililong, Rabu (14/03/2018), Dolar FC dan Ikutubo FC bermain imbang 0-0 di waktu normal dan babak perpanjangan waktu. Kemenangan Dolar FC ditentukan setelah Yohanes Koten gagal melakukan eksekusi tendangan pinalti. Sejak menit pertama, Ikutubo FC dan Dolar
Berita

MANFAATKAN PANGAN LOKAL DALAM SEMANGAT DESA MEMBANGUN KOTA MENATA

Tekad Pemerintah Kabupaten Flores Timur agar Masyarakat Kabupaten Flores Timur mengkonsumsi bahan pangan lokal terus digaungkan. Bupati Flores Timur Anton Gege Hadjon dalam sambutanya pada acara penutupan Gelar Promosi dan Pameran Pangan lokal Tingkat Kabupaten Flores Timur tahun 2017 yang disampaikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yosep Molan Tukan mengatakan masyarakat tidak perlu mengelu rawan pangan dengan tidak mengkonsumsi nasi; pada hal ketersedian pangan lokal sangat berkecukupan. Masyarakat belum maksimal memanfaatkan
Berita

DUA PUTRA HERA RAMAIKAN PILKADES LEWOMUDA

Panitia Pemilihan Kepala (Pilkades) Desa Lewomuda menetapkan dua calon kepala Desa untuk bertarung dalam pemilhan kepala Desa (Pilkades) tahun 2017.  Penetapan dua calon kepala desa tersebut dihadiri keempat bakal calon dalam rapat terbuka Panitia Pilkades pada tanggal 30 sepetember 2017 di kantor Desa Lewomuda. [caption id="attachment_2469" align="alignleft" width="300"] Camat Demon Pagong, Heronimus Lamawuran/Hery melantik Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Lewomuda periode 2017 -2023 (4/10/2017)[/caption] Rosalina Leto Kung ketua Panitia Pemilihan
Kesehatan

SAYA : “IBU SEORANG ANAK AUTIS” Oleh : TH. Yansye Derozario

Tidak pernah terlintas dalam benak saya mempunyai anak dengan kebutuhan khusus yakni Autis. Selama sembilan bulan mengandung, tak pernah ada keluhan dan semua pantangan selama kehamilan saya patuhi dengan baik. Sehingga pada tanggal 7 April 2006 saya melahirkan seorang bayi laki-laki secara normal dan bayiku sehat dengan berat tiga kilogram dan panjang 50 cm. [caption id="attachment_2446" align="alignleft" width="300"] Ventor di usia 10 Tahun[/caption] Waktu pun berjalan Ventor putraku tumbuh layaknya
Berita

Birokrasi Harus Bersifat Netral Dalam Mendukukung Visi Dan Misi Politik

Birokrasi harus bersifat netral dalam mendukukung visi dan misi politik dari bupati dan wakil bupati terpilih. Oleh karena itu dibutuhkan perencanaan politik yang matang dan kuat dalam merumuskan kebijakan-kebijakan politik yang tertuang dalam visi dan misi bupati dan wakil bupati terpilih.  Demikian dikatakan Guru besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) kampus Jatinangor,  Profesor Sadu Wasistiono, MS. Dalam orientasi lanjutan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah yang selanjutnya disingkat RPJMD  dan rencana
Serba-serbi

Keberadaan “atu” yang sudah mulai Hilang

Atu  dalam bahasa Lamaholot (bahasa penduduk Flores Timur dan sekitarnya) diartikan susunan batu di laut untuk menangkap ikan. Atu disusun membentuk setengah lingkaran dengan diameter sepuluh sampai dengan dua puluh meter, dengan tinggi dua sampai tiga meter dari dasar laut. Saat pasang surut atu menjadi tempat yang dituju untuk menangkap ikan dan biota laut lainnya. Ikan-ikan tak menyadari saat pasang surut dan  terjebak dalam wada yang menyerupai kolam tersebut. Penduduk