Umumkan Diri Positif Covid-19, Wujud Kethulusan Moral, Kompas Waspada, Tanggungjawab Perangi Wabah

Catatan Pojok Bung Red    

Umumkan Diri Positif Covid-19, Wujud Kethulusan Moral, Kompas Waspada, Tanggungjawab Perangi Wabah dan Kegelapan

Begitu banyak manusia memutuskan menyampaikan secara terbuka pada khalayak (sesama) hasil uji kesehatan usai dinyatakan reaktif antigen ataupun terkonfirmasi positif covid-19 berdasarkan hasil swab covid-19.

BACA JUGA : https://larantuka.com/2020/04/yang-dilupakan-penderita-dan-korban-corona-telah-menolong-dunia/

Tidak sedikit manusia, mulai dari kalangan pejabat, artis, TNI Polri, tokoh agama, tenaga kesehatan ataupun dokter dan masyarakat, memutuskan mengumumkan diri tanpa menunggu berbelit-belitnya keterbukaan informasi publik, ketika mereka mengantongi surat medis resmi oleh pihak berkompeten.

Tidak sedikit manusia mendoakan kesembuhan sambil memberikan apresiasi terbuka untuk klaster manusia yang tidak menutup diri dan berinisiatif memberikan pemahaman kepada khalayak bahwa mereka sudah dinyatakan positif covid-19.

Deretan keharuan di-iringi pujian dan doa menemani setiap kethulusan itu, dan dianggap merupakan sebuah tindakan moral yang sarat dengan bobot tanggungjawab kemanusiaan terhadap diri sendiri dan sesama, merupakan sikap terpuji yang layak ditiru.

Sakit bukan Aib. Jangan gelapkan hal yang seharusnya terang, sebab dalam terang selalu ada keselamatan. Sebaliknya dalam gelap, yang ada ialah kebuntuan, kepanikan, ketidaktahuan dan kebodohan masal.

Jangan ciptakan fenomena gunung es covid-19 dengan cara memanipulasi informasi publik, dan atau juga gelapkan berbagai hal yang seharusnya terang benderang.

Selain sebagai wujud moral dan tanggungjawab, keterbukaan-keterbukaan demikian merupakan bahasa alarm dan kompas waspada yang bernilai keselamatan, menyelamatkan semua orang.

Dirangkum Catatan Pojok Bung Red dari sejumlah bahan baca, berikut deretan keterbukaan hasil uji medis yang diumumkan secara personal demi kebaikan dan keselamatan banyak orang.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum, Viryan Aziz mengumumkan bahwa dia positif terinfeksi COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan usap (swab).

“Saya baru menerima hasil swab dan positif COVID-19. Saya isolasi mandiri di rumah dan izin untuk sementara tidak bisa banyak berkomunikasi,” tulis Viryan dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 31 Desember 2020.

Bersamaan dengan pengumuman itu, Viryan meminta kepada setiap orang yang beberapa hari sebelumnya berinteraksi dengannya agar segera memeriksakan diri dengan metode tes serupa.

“Bila ada yang berinteraksi dengan saya beberapa hari kemarin dan kondisi tubuh kurang nyaman, saya sarankan bisa melakukan tes serupa.”

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siraj mengumumkan diri positif terjangkit Covid-19.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Syarifah Sofiah terkonfirmasi positif Covid-19.
Berikut isi pernyataan yang disampaikan Syarifah mengenai kondisinya:

“Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh, Bapak/ibu yang saya hormati, bersama ini saya informasikan bahwa Swab saya tadi malam menunjukkan hasil yang positif. Mohon doa dan dukungannya semoga saya cepat pulih dan dapat beraktifitas seperti biasa. Saat ini saya melakukan isolasi mandiri dirumah, karena tidak bergejala dan kondisi rumah saya memungkinkan untuk isolasi mandiri, sambil terus meningkatkan imunitas melalui konsumsi vitamin dan pangan bergizi, serta berjemur. Saya telah minta Dinkes untuk segera melakukan tracing. Saya turut mendoakan semoga semua sehat dalam lindungan Allah SWT terhindar dari virus Covid19. Dan tetap berikhtiar dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat serta meningkatkan imunitas diri. Wassalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh. Tetap semangat.”

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengumumkan dirinya positif terpapar Covid-19. Pengumuman disampaikan melalui video yang disebar, Selasa (1/12/2020).

Anies mengaku mendapat informasi tentang hasil tes PCR pada Senin malam (30/11/2020). Ia melakukan serangkaian tes mulai dari swab antigen sejak mendengar kabar Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria, yang lebih dulu dinyatakan postif Corona.

“Setelah mendengar kabar bahwa Pak Wagub positif, sementara kita ada interaksi yang cukup dekat, maka sesuai protokol saya kembali melakukan tes. Pada hari Minggu tanggal 29 November, saya mulai dengan menjalani swab antigen dan hasilnya negatif. Lalu, Senin 30 November, saya kembali menjalani swab PCR sebagai konfirmasi atas hasil antigen sebelumnya. Dan ternyata malam dini hari mendapat kabar bahwa saya positif.” (detik news).

Pembalap Yamaha, Valentino Rossi, mengumumkan bahwa dirinya positif terpapar virus corona pada Kamis (15/10/2020) malam WIB.

Lewat media sosial, Valentino Rossi mengutarakan bahwa ia akan absen dari dua seri balapan di Sirkuit Aragon selama dua pekan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Makassar Iman Hud mengumumkan diri positif covid-19 berdasarkan hasil tes swab.

Iman menyampaikan hal ini di Grup WhatsApp dan berharap segera sembuh untuk kembali menjalankan tugas. Imam juga melakukan imbauan kepada warga agar terus disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Iman mengaku, selain dirinya, istrinya juga terkonfirmasi positif Covid-19. Sehingga harus menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Assalamualaikum Warahmatullaahi Wabarakatuh, perlu kami sampaikan bahwa hasil swab kami dan istri positif Covid-19 dan saat ini isolasi mandiri di rumah. Mohon doanya untuk kesembuhan kami….Wassalaamu Alaikum WarahmatullaahiWabarakatuh…,” tulis Iman

Berikutnya, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq positif Covid-19. Informasi tersebut disampaikan Thoriq melalui akun Facebooknya yang diunggah pada Jumat (11/12) pukul 06.00 WIB.

Dalam video tersebut, Thoriq menyatakan terkonfirmasi positif setelah melalui tes swab kedua. Thoriq menjadi kepala daerah ketujuh di Jawa Timur yang positif Covid-19.

“Saya sudah dua kali mengadakan tes Swab. Yang pertama, hari Rabu (9/12), saat itu saya dinyatakan negatif Covid-19. Lalu keesokan harinya, tepatnya tadi malam (Kamis, 10/12), saya melakukan tes Swab yang kedua. Hasilnya saya dinyatakan positif,” ujar Thoriq.

“Masyarakat Lumajang yang saya cintai, saya ingin menyampaikan beberapa informasi untuk diketahui secara umum khususnya masyarakat Lumajang berkenaan saya telah melakukan tes swab,” ujarnya.

Penyanyi tenor dari Spanyol, Placido Domingo, mengonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19. Dalam sebuah pernyataan yang dibagikan di Facebook, pria berusia 79 tahun itu menganggap pengumuman melalui facebook (fb) akun pribadi, merupakan bagian dari kewajiban moral.

“Saya dan keluarga akan tetap mengisolasi diri di rumah, selama itu dianggap perlu secara medis,” kata Dominggo, dilansir Independent.

Domingo meminta semua orang untuk terus berhati-hati, menjaga kebersihan, menjaga jarak sosial, dan rutin cuci tangan dengan sabun untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 makin meluas. Penyanyi opera ini juga meminta agar semua orang patuh dan tetap tinggal di rumah.

Domingo merupakan salah satu bintang opera top dunia. Selainitu Seniman lain yang dites positif terkena virus Covid-19 dan juga mengumumkan diri, yakni Tom Hanks, Rita Wilson, Idris Elba, dan bintang Game of Thrones Kristofer Hivju.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengumumkan dirinya dinyatakan positif Covid-19. Pernyataan itu ia sampaikan pada Selasa (1/12/2020) pukul 14.22 Wib melalui akun Instagram @sam.sutiaji.

Kupang NTT, Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi mengumumkan dirinya positif covid-19 berdasarkan hasil swab.

Flores, Mantan Ketua DPRD Ngada dan sebagai Ketua PAN Kabupaten Ngada, Kristoforus Loko mengumumkan dirinya positif hasil Swab melalui akun facebook pribadi (th 2020). Kristo Loko lalu menjalani isolasi dan pengobatan sesuai protokol medis, selanjutnya dinyatakan sembuh.

Kabupaten Ngada Pulau Flores, Petrus Ngabi, Wakil Ketua DPRD Ngada perutusan PAN (th 2020) mengumumkan dirinya positif covid-19 berdasarkan hasil Swab, selanjutnya menelpon awak media (wartawan) mengabarkan informasi tersebut. Petrus Ngabi menjalani isolasi dan pengobatan sesuai protokol medis, selanjutnya dinyatakan sembuh.

Ketertutupan adalah Kegelapan dan Bencana

Dengan atas nama apapun, segala bentuk ketertutupan hal-hal yang bersifat pengetahuan publik dan bernilai keselamatan medis banyak orang, yang mengandung potensi membahayakan kehidupan, mengandung potensi mematikan banyak umat manusia – ketertutupan terhadap hal-hal seperti itu merupakan wajah asli dari kegelapan dan bencana itu sendiri.

Sakit bukan Aib. Maka, jangan junjung kegelapan hal yang seharusnya terang, sebab dalam terang selalu ada keselamatan.

Sebaliknya dalam gelap, yang ada ialah kebuntuan, kepanikan, ketidaktahuan dan kebodohan masal. Jangan ciptakan fenomena gunung es covid-19 dengan cara memanipulasi informasi publik, dan atau juga gelapkan berbagai hal yang seharusnya terang benderang.  !

Mari Kita semua Budayakan Taat dan Tertib Protokol Kesehatan Covid-19.

Salam Sehat

Umumkan Diri Positif Covid-19, Wujud Kethuluasan Moral, Kompas Waspada, Tanggungjawab Perangi Wabah dan Kegelapan

Catatan Pojok Bung Red