Rp.8M Bonus Zona Hijau Ngada, Dari Rp.4M Dinsos Ada Yang Dikembalikan

LN Focus Indonesia News │ Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Yohanes Vianey Siwe, SH menjawab wawancara redaksi media ini (15/1) mengatakan, Bonus Zona Hijau senilai Rp.8 Milyar Covid-19, yang pernah diperoleh Kabupaten Ngada, NTT atas reward anggaran pusat, sedikitnya senilai Rp. 4 Milyar diperuntukan bagi masyarakat melalui Dinas Sosial Kabupaten Ngada.

“Dari Rp 8 milyar tersebut, sebesar Rp 4 milyar dialokasi ke Dinas Sosial untuk penguatan ekonomi masyarakat, dan hal itu sedang berjalan saat ini melalui bantuan Rp.600.000 per Keluarga. Berikutnya, item pengadaan laptop untuk para petugas pendamping, item service kendaraan dan item pengadaan kendaraan bermotor. Patut saya terangkan, bahwa untuk item pengadaan kendaraan bermotor dan pengadaan laptop, itu tidak jadi dan uangnya di kembalikan, karena tidak ada rekanan yang melamar dalam dua kali proses tender. Tidak ada yang berani sebab limit waktunya mendesak. Maka, uangnya kami kembalikan”, urai Kadis Sosial Kabupaten Ngada, Yohanes Vianey Siwe, SH.

Terkait Paket Bantuan Beras Provinsi NTT dan Uang Rp. 300.000

Kepada media ini (15/1), Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngada, Yohanes Vianey Siwe, SH menjelaskan, bahwa paket bantuan sosial Provinsi NTT kepada masyarakat dalam bentuk bantuan beras per keluarga sebesar 30kg per bulan, beserta uang Rp 300.000, tentang hal ini, informasi lebih jelasnya bisa ditanyakan langsung ke pihak teratas, dalam hal ini Dinas Sosial Provinsi NTT.

Dinas Sosial tingkat Kabupaten, lanjut dia, hanya membantu memonitor lapangan, namun pelaksanaan distribusi bantuannya dilakukan langsung oleh Dinas Sosial Provinsi NTT.

“Terkait bantuan beras dan uang Rp.300.000 dari Dinsos Provinsi, hal itu bisa dikonfirmasi ke pihak Provinsi, sebab Dinsos Kabupaten hanya membantu memonitoring lapangan, namun terkait distribusi bantuan beras dan uang, dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi NTT”, ungkap Kadis Yohanes Vianey Siwe, SH.

Pantauan media ini di Kabupaten Ngada, item bantuan yang satu ini masih menuai tanda tanya sejumlah kelompok masyarakat, sebab realisasi keuangan misalnya, masih terdapat keluhan dimana penerima bantuan beras yang sudah menerima beras, belum mendapatkan distribusi keuangan, bahkan ada masyarakat yang mengaku mereka tidak mengetahui bantuan beras ternyata berpaketan dengan bantuan uang sebesar Rp.300.000 per bulan.

“Terkait besaran bonus zona hijau, bisa langsung konfirmasi ke Bagian Keuangan Daerah. Yang pasti, dari besaran tersebut, senilai Rp.4 Milyar dialokasi ke Dinsos untuk masyarakat, dan item-item nya sudah saya jelaskan diatas”, tutup Kadis Yohanes Vianey Siwe, SH.

Foto berita : Kadis Sosial Ngada, Yohanes Vianey Siwe, SH. (doc)  

Tim│Red