Usai Pemilukada 2020, Rakyat dan Negara Menunggu Akselerasi Para Pemimpin Untuk Keteladanan

Catatan Pojok Bung Red

Keberhasilan dan kegagalan sebuah daerah sangat ditentukan oleh kepemimpinan Bupati Kepala Daerah yang mengawaki masing-masing wilayahnya.

Pemilukada Tahun 2020 telah usai dan telah melahirkan para pemimpin untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara. Tidak peduli apakah pemimpin melalui Pemilukada tahun 2020 berasal dari kelompak Petahana ataupun Pemimpin Baru. Yang benar adalah, Pemimpin sebagai pemegang kunci pembangunan dan perubahan, telah hadir untuk misi tunggal yakni pembuktian di hadapan masyarakat, bangsa dan negara.  

Kepemimpinan adalah posisi kunci terhadap kinerja daerah mendorong kemajuan, mulai dari kemajuan birokrasi pelayanan yang sehat, bermutu dan tepat guna bagi masyarakat, hingga kemajuan masyarakat itu sendiri dalam skala luas dan multi dimensi.

Lakukan perubahan secara terpercaya, majukan masing-masing daerah dengan berani mengambil resiko mengeliminir berbagai kejahatan birokrasi maupun politik yang seringkali menjadi momok, yang mempecundangi amanat rakyat, bangsa dan negara dalam mencapai amanat kemerdekaan, menciptakan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi segenap warga bangsa Indonesia.

Laju perubahan dunia yang sangat cepat, baik secara global, regional, nasional dan lokal, menuntut agar secara cepat dan tepat pula para pemimpin menggerakan secara sungguh-sungguh pemajuan masing-masing daerah dengan pertama-tama memastikan model kepemimpinan yang cocok dengan perkembangan jaman, adaptabel terhadap tuntutan masyarakat, serta responsif pada segala tantangan lokal maupun global, masa kini.

Kepemimpinan yang luwes, fleksibel, adaptabel dan peka terhadap perubahan akan mampu membawa daerah-daerah mencapai program dan kegiatan yang telah ditetapkan, antara lain akselerasi terwujudnya pembangunan masyarakat secara terpercaya, bersih, jujur, berintegritas dan dapat menjadi model untuk sejarah pembangunan masyarakat.

Akselerasi kepemimpinan yang diyakini akan dapat berhasil dengan baik dan didukung oleh etika kepemimpinan yang baik, jujur, adil dan arief bijaksana.

Daerah-daerah patut diisi dengan model – model kepemimpinan yang visioner dalam mengaktualisasi diri dan pembangunan, demi melahirkan sejarah pemimpin yang bermoral, beretika dan kompeten dalam mengakselerasi terwujudnya pemimpin sebagai penggerak tata laksana pembangunan sesuai amanat reformasi bangsa dan otonomi daerah untuk masyarkat banyak.

Kepemimpinan sebagai seni dan kecakapan seseorang dalam mempengaruhi dan menggerakkan perubahan dalam pemerintahan merupakan jenis kepemimpinan yang sangat dinanti-nantikan saat ini oleh seluruh masyarakat melalui Pemilukada tahun 2020.

Meski wabah mengancam keselamatan masyarakat, proses pemilu tetap digelar, dan rakyat melakukan itu dengan baik, demi bisa melahirkan pemimpin-pemimpin perubahan untuk nasib Masyarakat Bangsa Indonesia.

Dari waktu ke waktu masyarakat membutuhkan kepemimpinan visioner yang dapat diartikan sebagai pemimpin yang memiliki kepekaan dan kepedulian yang tinggi terhadap perkembangan situasi serta piawai dalam beradaptasi, mampu memperlakukan sumber daya daerah dan masyarakat secara arif, berorientasi pada visi melakukan perubahan.

Ya, usai Pemilukada tahun 2020, Masyarakat, Bangsa, Negara menanti akselerasi para pemimpin untuk keteladanan !

Selamat Kepada Seluruh Pemimpin Terpilih dalam Pesta Demokrasi Rakyat, Pemilukada Tanggal 9 Desember 2020. Dalam bimbingan Allah Yang Maha Kuasa, jangan sekalipun tinggalkan Amanat Penderitaan Rakyat, Amanat Perubahan dan Amanat Pemimpin sebagai Model dan Gembala yang baik dan benar untuk Masyarakat, Bangsa dan Negara.

Catatan Pojok Bung Red