Enam Penegasan, Poin Satu Pemprov NTT Ingatkan Antisipasi Varian Baru Covid-19

LN Focus Indonesia News │ Pemerintah Provinsi NTT kepemimpinan Gubernur Viktor Laiskodat – Wakil Gubernur Drs Josef Naesoi, MM melalui Surat Nomor : 440/III/84/IX/2020, tanggal 18 September 2020, Sifat : Penting, Perihal Pencegahan Penyebaran Covid-19 di NTT, ditujukan kepada Wali Kota Kupang, para Bupati se-NTT, menegaskan Enam poin penting termasuk peringatan antisipasi Varian Baru Covid-19.

Dirangkum media ini ((24/09/2020), antisipasi Varian Baru Covid-19 ditegaskan pada butir pertama surat Pemprov NTT Nomor : 440/III/84/IX/2020, tanggal 18 September 2020.

Selainitu, ditegaskan pula tentang kerumunan perayaan-perayaan dan pesta-pesta.

Berikut kutipan isi Surat Nomor : 440/III/84/IX/2020, tanggal 18 September 2020, Sifat : Penting, Perihal Pencegahan Penyebaran Covid-19 di NTT, ditujukan kepada Wali Kota Kupang, para Bupati se-NTT.

Memperhatikan Surat Komisi Intelijen Daerah (Kominda) Provinsi NTT Nomor : 002/Kominda, tanggal 7 September 2020, maka bersama ini diminta kepada Wali Kota Kupang, para Bupati se-NTT.

Pertama, melakukan sosialisasi penggunaan masker, kebiasaan mencuci tangan dan menjaga jarak, melakukan antisipasi varian baru Covid-19 dan memastikan ketersediaan alat kesehatan dan fasilitasi kesehatan di daerah-daerah serta menegaskan kepada masyarakat agar lebih tertib mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Kedua, meningkatkan upaya tracking (pelacakan), tracing (penelusuran) dan testing (pengujian) dalam mendeteksi sebaran kasus Covid-19, di wilayah masing-masing bila terjadi kasus baru.

Ketiga, melakukan tindakan tegas kepada para pihak yang melanggar Protokol Kesehatan Covid-19.

Keempat, meningkatkan kehati-hatian terhadap potensi meningkatnya penyebaran Covid-19 di masing-masing daerah.

Kelima, Menghindari tempat-tempat ramai serta ruang terbatas dan tertutup dengan ventilasi buruk.

Keenam, meniadakan sementara waktu perayaan-perayaan, terutama pesta-pesta yang mengumpulkan banyak orang.

Demikian kutipan penegasan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur, kepemimpinan Gubernur Viktor Laiskodat – Wakil Gubernur Drs Josef Naesoi, MM melalui Surat Nomor : 440/III/84/IX/2020, tanggal 18 September 2020.   

Tim│Red