PADMA : Diduga Turut Sebar Kebencian, Polres Ngada Patut Periksa Sejumlah Akun Ini

LN Focus Indonesia News │Viral beranda medsos warga Ngada NTT, diduga rasis, fitnah dan ujaran kebencian melalui media sosial Facebook, pemilik toko Aneka Jaya Ngada, Eufrasia S Lay tempuh jalur hukum polisikan akun Juand Fernando Mmc sebagai pemosting pertama yang secara sepihak menyeret nama toko Aneka Jaya dalam postingannya hingga menuai rentetan komentar negatif lainnya dari sejumlah akun susulan.   

Rangkuman media ini (21/08/2020), berdasarkan data screenshot pihak pemilik toko Aneka Jaya Ngada yang juga sudah diserahkan kepada Polres Ngada untuk tindaklanjut laporan perkara hukum, selain akun Juand Fernando Mmc nampak adanya ikutan akun facebook lain yang juga memberi komentar diduga berbau ujaran kebencian.

Terhadap fakta ini Direktur PADMA Indonesia, Gabriel Goa (21/08/2020) di Jakarta merilis penegasan tambahan selaku lembaga penerima kuasa permohonan perlindungan dan pengawasan proses hukum dari korban pemilik toko Aneka Jaya Ngada.

“Selain akun Juand Fernando Mmc, Polres Ngada perlu mendalami tambahan akun facebook lainnya yang nampak terang benderang mewartakan ujaran kebencian melalui media sosial facebook terhadap pemilik toko Aneka Jaya Ngada. Semua data screenshot yang sudah diserahkan kepada pihak Polri dalam hal ini Polres Ngada oleh pihak korban, itu patut diperiksa sesuai formulasi komentar masing-masing akun pembubuh komentar, sebab sarat dugaan turut serta mengujar kebencian kepada korban. Padma Indonesia terus mengawasi progres perkara hukum dalam laporan ITE oleh pemilik toko Aneka Jaya Ngada selaku korban”, ungkap Direktur Padma Indonesia, Gabriel Goa.

Dirangkum media ini (21/08/2020) inilah data screenshot data postingan akun Juand Fernando Mmc dan barisan akun facebook lainnya yang turut serta berkomentar dalam postingan akun Juand Fernando Mmc.

Tim│Red