Kapolres Ngada AKBP. Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK Ajak Budayakan Bijak Bermedsos

LN Focus Indonesia News │Salah guna sarana media sosial hingga berujung perkara hukum bahkan dipenjara, bukan lagi sebagai hal asing di kolom NKRI ini. Polri secara tegas mengajak dan terus menerus menghimbau bijaklah bermedia sosial dan menindak laporan perkara hukum akibat salah guna media sosial di tengah kehidupan masyarakat.    

Dikutip redaksi media ini (22/08/2020), bertempat di Kantor Polres Ngada, Flores, Kapolres Ngada, AKBP. Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Ngada budayakan bijak bermedia sosial atau bermedsos.

“Begitu banyak perkara ITE yang sudah terjadi di negeri ini dan digelar di meja hukum, akibat salah guna media sosial. Tidak adal pilihan yang lebih baik selain membudayakan bijak bermedia sosial, sebab bermedia sosial itu memiliki konsekuensi hukum melekat. Marilah kita budayakan bermedsos secara baik dan benar”, himbau Kapolres Ngada, AKBP. Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK.

Ditambahkannya, Polri dalam hal ini Polres Ngada menghimbau masyarakat sadar hukum dalam menggunakan media sosial.

Lebih lanjut menjawab konfirmasi pers (22/08/2020) terkait adanya aduan hukum dari pemilik toko Aneka Jaya, Eufrasia S Lay terkait ITE, Kapolres Ngada, AKBP. Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK menyampaikan bahwa penanganan perkara ITE di wilayah hukum Polres Ngada berjalan sesuai regulasi atau ketentuan hukum yang berlaku dan ketika telah memenuhi unsur – unsur hukum dalam rangkaian penanganan perkara ITE, Polres Ngada junjung penegakan hukum sesuai ketentuan berlaku.

“Kita tentu melihat unsur-unsur perbuatan melawan hukum dari setiap pengaduan masyarakat, dan ketika terpenuhi unsur-unsurnya, ya kita tegakan sesuai UU yang berlaku. Marilah kita bijak dalam bermedia sosial dan harus sadar hukum. Tentang pengaduan Ibu Eufrasia Lay, itu sedang ditangani saat ini”, tutup Kapolres AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK.

Keterangan Foto : Dokumen Pers LN Focus, Pic. Kapolres AKBP Rio Cahyowidi, S.I.K,M.IK

Tim │Red