Jalan Masuk Kampung Tiwomolo, Malanuza I Golewa Dipagari Sekelompok Warga

LN Focus Indonesia News │Pemerintah Desa Malanuza I Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT dikejutkan oleh tindakan sekelompok Warga Desa memagari jalan masuk Kampung Tiwomolo dalam wilayah Desa setempat.

Rangkuman wawancara tim media ini melalui Aparat Desa Malanua I, Emanuel Muga, (24/08/2020), pemagaran jalan masuk kampung terjadi pada tanggal 24 Agustus 2020, pihak Pemerintah Desa mendapatkan informasi melalui warga setempat.

“Kami mengetahui terjadinya pemagaran jalan masuk menuju Kampung Tiwomolo melalui informasi masyarakat yang datang memberitahu di Kantor Desa. Mereka memagari jalan masuk menggunakan bambu. Pelaku pemagar adalah warga Desa Malanua I kelompok pemilik lahan”, ungkap Aparat Desa Malanua I, Emanuel Muga.

Menurut Emanuel Muga, jalan masuk yang dipagari oleh sekelompok warga adalah jalan rabat menuju Kampung Tiwomolo. Proyek rabat dikerjakan tahun 2018 dengan hasil volume tuntas, pelaporan juga sudah selesai, penyerahannya juga sudah selesai dilaksanakan. Rabat menuju Kampung Tiwomolo Desa Malanuza I dikerjakan dari sumber dana APBBN.

Dari hasil pendalaman unsur Pemdes Manaua I, kata Emanuel Muga, pihak pemagar mengaku pemagaran dilakukan karena ada persoalan internal keluarga pemilik lahan.

Terhadap alasan ini, lanjut dia, Pemdes memberikan peringatan agar urusan keluarga tidak dibawa kepada tindakan pemagaran sebab jalan rabat masuk menuju kampung tersebut merupakan fasilitas sarana prasarana jalan umum.

“Rabat jalan tersebut bersumber dari APBN tahun 2018 dan tuntas pengerjaan. TKP Pemagaran kategori Jalan Desa. Sejak pengerjaan awal tidak ada masalah, bahkan pihak pemagar adalah warga yang turut bekerja membangun rabat jalan desa pada lokasi tersebut. Bahkan salah satu dari pihak keluarga pemilik lahan menjabat sebagai Kepala Dusun pada saat pengerjaan rabat dilaksanakan”, urai Emanuel Muga.

Kepada wartawan, Emanuel Muga menyampaikan, usai menerima laporan masyarakat bahwa telah terjadi pemagaran jalan masuk kampung, Kepala Desa Malanua I bersama perangkat Desa langsung menuju TKP menemui para pihak dan mediasi persoalan, namun hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan hasil sesuai harapan.

Tim│NN│Red