Bhakti dan Syukurku Padamu SMAN I Larantuka

(Penyerahan Cinderamata dari Sekolah kepada Bapa Guru Videlis Fua, Nyoman Astika dan Anton Sina Koten atas karya dan pengabdian selama 25 Tahun di SMA Negeri 1 Larantuka)

LN Focus Indonesia News │ Mensyukuri sebuah karya dan pengabdian seseorang atau kelompok orang dalam sebuah kembaga pendidikan dewasa ini merupakan sebuah rangkaian pengalaman unik yang semestinya ada dan menjadi sebuah spiritualitas hidup. Apalagi pengalaman dedikasi itu telah berlangsung lama dan melewati sebuah proses panjang dan teruji.

Sebagai sebuah rumah masa depan, lembaga pendidikan SMA Negeri 1 Larantuka juga menyadari pentingnya makna dan hikmah di balik sebuah karya dan pengabdian. Untuk itu maka pada hari Sabtu, 18 Juli 2020, sekolah memberikan cinderamata berupa cincin emas kepada ketiga bapa guru yang kini telah dan sedang mendedikasikan diri dan karya bhaktinya untuk SMA Negeri 1 Larantuka.

Dalam sambutannya, Kepala SMAN 1 Larantuka memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada bapa guru bertiga dan keluarga mereka masing-masing atas jarya dan pengabdian mereka ke kembaga pendidikan ini. Sebagai guru yang selalu taat pada disiplin dan kode etik seorang guru selama mengabdi, mereka perlu diapresiasi. Tentu kalian bertiga memiliki pengalaman konkret selama menjalani tugas mulia dalam kurun waktu 25 tahun ini.

Acara sederhana ini diakhiri dengan jamuan siang ala kadarnya di ruang guru SMAN 1 Larantuka. Patut diketahui bahwa acara penghargaan berupa penyerahan cinderamata ini selalu dilaksanakan oleh lembaga pendidikan SMAN 1 Larantuka dan kebiasaan ini sudah merupakan salah satu kultur atau budaya yang dihidupi di sekolah ini. Intinya bahwa momentum ini selalu dilihat dalam konteks pembinaan dan pendidikan yaitu para pendidik yang pada prinsipnya perlu diberi penghargaan atau reward karena guru terlibat langsung dalam proses pemanusiaan manusia, yang merupakan hakekat dan inti dari pendidikan itu sendiri.

Dalam sambutan mewakili bapa guru Videlis Fua dan Nyoman Astika, bapa guru Anton Sina sedikit memberikan motivasi dan membagikan pengalamnya selama mengabdi di SMAN 1 Larantuka. Menurutnya, pengalaman menjadi guru itu harus selalu dilihat dalam spiritualitas memberi diri, mengabdi dan berdedikasi demi anak didik. Beliau juga sempat memberikan motivasi kepada guru-guru muda yang selalu semangat mengabdi di sekolah ini. Selanjutnya bapa guru Videlis dan Bapa guru Nyoman Astika juga mengucapkan terimakasih kepada lembaga ini yang telah mempercayakan mereka untuk mengabdi di rumah pendidikan ini. Bhakti dan syukur kami, kami padukan dalam karya pengabdian kami untukmu Smansa Larantuka tercinta ini.

Silvester Witin – Humas SMAN 1 Larantuka.