Paroki Weri Salurkan Bantuan Sosial Karitatif di Masa Pandemi COVID 19

“Aksi sosial karitatif ini sesungguhnya datang dari umat, oleh umat dan untuk umat, sebagai bentuk konkret dari option for the poor.” Ungkap Romo Fransiskus Xaverius Hurint, Pr, pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri.

Di tengah merebaknya wabah pandemi virus corona dan dampak nyata yang dialami langsung oleh semua manusia, team Pastor dan Dewan Pastoral Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri merasa tergerak dan terpanggil untuk melakukan aksi bela rasa (social caritatif), berupa bantuan sembako kepada umat Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri.

Penyaluran bantuan sembako yang diberikan langsung oleh tim Pastor, DPP, para suster PRR Weri, OMK Weri ini dilakukan secara serempak pada hari Sabtu, 30 Mei 2020, sebelum Perayaan Pentekosta. Distribusi bantuan kemanusiaan ini dilakukan dari pagi hingga sore dengan pola datang dari rumah pastoran ke rumah setiap keluarga di setiap KBG dalam paroki Weri.

Koordinator lapangan yang juga adalah sekretaris dua Dewan Pastoral Paroki Weri, Bapak Emil Diaz, mengatakan bahwa umat yang menerima bantuan ini sesungguhnya telah disiapkan dengan baik dan telah terverifikasi sesuai dengan kebutuhannnya, diantaranya, keluarga-keluarga Katolik yang sangat membutuhkannya, kurang mampu, para lansia, janda, duda dan kaum difabel atau keluarga berkebutuhan khusus yang tersebar di setiap lingkungan dan KBG dalam Paroki Weri.

Romo Pey Hurint, di sela-sela kegiatan ini kembali menegaskan bahwa aksi sosial kemanusiaan ini niscaya dilakukan mengingat dampak wabah pandemi covid19 yang nyata dihadapi umat. Ada gerakan batin (option for the poor) yang menuntut gereja untuk bersolider. Di tengah situasi ini, gereja mesti berbela rasa, ikut ambil bagian dan terlibat langsung dalam aksi sosial karitatif ini. Menurutnya, aksi ini juga sebenarnya datang dari umat, oleh umat dan pada akhirnya diperuntukan bagi umat. Umat telah memberikan aksi berupa derma melalui kotak Aksi Puasa Pembangunan di masa puasa dan kini derma itu harus kembali juga ke tangan umat. Dana yang dipakai untuk kegiatan aksi sosial karitatif ini berasal dari kolekte umat dan para donatur yang yang dengan sukarela ingin memberi dan berbagi dari kekurangan. Kini saatnya gereja mesti berbagi.

Pembagian Sembako oleh Pastor Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri.

Hal ini juga kembali dipertegas oleh Ketua DPP Weri, Bapak Vinsensius C. Lemba. Menurutnya, aksi ini merupakan bentuk konkret Gereja yang bersolider, solider dengan kaum kecil, kaum pinggiran. Gereja terlibat langsung dalam kehidupan umat. Selama berlangsungnya aksi sosial kemanusiaan ini di setiap KBG dan lingkungan, ada peristiwa dan pengalaman-pengalamn menarik dan begitu mengesankan. Ada senyum dan tawa, ada tangis dan duka. Tetapi itulah realita yang harus dihadapi di tengah wabah covid ini. Ada kaum difabel, ada anak yatim piatu yang merasa kehilangan orangtuanya, ada janda dan duda, yang mesti diperhatikan. Sebagai orang katolik, orang-orang yang demikian ini mesti diperhatikan. Dan hari ini, sebelum hari raya pentekosta, Roh Kudus itu telah mengilhami dan menggerakkan hati kita semua untuk berbagi, bersolider dan merasa terlibat bersama mereka. Terimakasih untuk semua umat, tim pastor dan DPP dan para donatur yang telah memilki hati dan kepedulian terhadap sesama.(Syl Witin)