Helikopter

(Memaknai kunjungan Menkominfo RI Johnny G. Plate di desa Baya-Adonara Tengah)

LN Focus Indonesia News – Larantuka.com │Masyarakat NTT umumnya dan Warga Kabupaten Flores Timur khususnya di desa Baya Kecamatan Adonara Tengah dan desa Woloklibang di kecamatan Adonara Barat, di penghujung bulan Juni ini dihebohkan dengan berita kunjungan Menteri Komunikasi dan Informatika RI, Bapak Johnny G. Plate.

Seperti lazimnya kunjungan seorang Menteri, merupakan sesuatu yang biasa-biasa saja, tetapi kali ini momentum ini dilihat sebagai sebuah kunjungan yang luar biasa dan sangat menghebohkan bagi warga di dua desa di pulau Adonara ini. Sesuatu yang ngeri karena pa Menteri turun langsung dengan helikopter dan mendarat langsung di dua desa tersebut. Benar-benar terjadi transformasi digital yang dahsyat dan luar biasa. Jujur saja bahwa usai kunjungan bapak Menteri ini, semua halaman media sosial, facebook, twitter dan instagram dibanjiri dengan foto pak Menteri, bapa Bupati Flotim, Wagub NTT dan Anggota DPRD NTT dan juga tim yang hadir dalam kunjungan tersebut.

Selain itu, berita kunjungan ini juga didominasi foto dan gambar helikopter yang digunakan pak Menteri dan rombongannya. Bahkan ada masyarakat yang tidak bergeser dan selalu stand by di dekat helikopter. Menurut mereka, yang terpenting dalam kunjungan ini adalah bahwa mereka bisa melihat secara langsung helikopter, barang langka yang sangat menarik perhatian.

Menarik juga cerita tentang helikopter dalam kunjungan pak Menteri kali ini. Dari balik cerita tentang helikopter yang digunakan pak Menteri dan rombongannya ini, ternyata masyarakat di Flores Timur sebenarnya membutuhkan sentuhan langsung dari seorang pemimpin dewasa ini, yang sebenarnya lahir dari rahim masyarakat. Pelbagai berita tentang kunjungan ini sudah dipublikasikan via pelbagai media online, namun kali ini, saya lebih menyoroti Helikopter, kendaraan yang digunakan oleh pak Menteri dan rombongannya, yang dalam sekejap bisa menjangkaui dua kecamatan di pulau Adonara dalam tempus yang begitu singkat.

Helikopter, dalam kamus umum bahasa Indonesia dijelaskan sebagai pesawat udara yang lebih berat dari udara, bersayap putar yang rotornya digerakan oleh mesin. Helikopter merupakan pesawat udara yang mengangkat dan terdorong oleh satu atau lebih rotor (propeller) horizontal besar. Helikopter ini diklasifikasikan sebagai pesawat bersayap putar untuk membedakannya dari pesawat bersayap tetap biasa lainnya. Kata helikopter ini merupakan bentukkan dari dua kata dari bahasa Yunani, helix (spiral) dan petron (sayap).

Dibandingkan dengan pesawat bersayap tetap, helikopter lebih mahal dan kompleks untuk dibeli dan dioperasikan, lumayan lambat, memiliki jarak jelajah dekat, dan muatannya terbatas. Sedangkan keuntungannya adalah dia bisa terbang ke lokasi manapun. Menariknya bahwa pak Menteri menggunakan helikopter dan bisa menjangkau daerah Flores khususnya dua desa di pulau Adonara ini. Desa Baya di kecamatan Adonara Tengah dan juga desa Woloklibang di kecamatan Adonara Barat ini merupakan dua dari sekian desa yang sebenarnya sangat diperhitungkan dari segi sumber daya alam dan juga sumber daya manusianya. Hanya sayangnya, infrastruktur jalan dan jaringan internet yang masih sangat terkebelakang. Padahal, faktanya selama sekian tahun desa-desa ini sebenarnya kehidupan perekonomiannya sudah sangat maju, hasil-hasil pertaniannya sangat berkelimpahan dan sangat menjamin.

Desa Baya, khususnya, Waibreno, Waikela, jika dilihat sepintas sebenarnya adalah negeri yang berlimpah susu dan madunya, tanah yang subur dan negeri yang sangat menjanjikan. Tetapi, sayangnya, infrastruktur jalannya masih jauh dari yang diharapkan. Sudah sekian lama, masyarakat di desa ini mengharapkan suatu terobosan, kunjungan dari para pejabat dan para decision maker ke tanah ini dan selanjutnya bisa membawa harapan baru bagi mereka untuk segera merealisasikan impian mereka ini.

Kali ini, pak Menteri telah datang mengunjungi mereka, menyapa mereka, melihat secara langsung kehidupan mereka, dengan helikopter. Muda-mudahan helikopter yang menghantar pak Menteri ini juga akan datang lagi ke daerah ini dan daerah lain di Flotim ini untuk melihat secara langsung kehidupan masyarakatnya, jalan, listrik dan juga jaringan internet yang merupakan akses yang sangat dibutuhkan dewasa ini.

Masyarakat berharap bahwa helikopter yang memuat pejabat dan para menteri yang lain juga harus terbang ke seantero ini. Setelah pak menteri Johnny Plate, pak Menteri daerah/desa tertinggal, menteri pendidikan, menteri-menteri yang lain bisa tergerak untuk datang ke Flores, khususnya Flores Timur.

Terimakasih dan apresiasi yang luar biasa untuk pak Menteri Johnny Plate, walaupun di tengah kesibukan dan covid 19 ini, bisa meluangkan waktu dengan helikopter datang mengunjungi kami. Ini satu bentuk dari transformasi digital. Trimakasih juga untuk pa Wakil Gubernur NTT, Joseph Nae Soi, Bapak Alex Ofong, Anggota DPRD NTT dan juga Bapak Bupati Flotim Anton Hadjon, yang punya perhatian dan kepedulian yang tinggi untuk mendampingi pak Menteri dan datang langsung mengunjungi kami di dua desa ini yang infrastruktur jalan dan jarungan internetnya masih terbelakang. Mudah-mudahan usai kunjungan ini ada harapan baru, kami bisa menikmati susu dan madu di wilayah kami ini dengan dukungan infrastruktur jalan dan akses internet yang membantu kami untuk menemukan harapan baru itu.

Di tanah ini, kami tetap mengenangmu ama Jonhnny Plate, bapak Menteri yang sudah bersedia datang dan tinggal, melihat serta merasakan suka duka hidup kami di tanah kami ini, walau hanya sesaat. Ibarat helikopter yang bisa terbang menghantar pak Menteri untuk mendarat di tanah kami, mudah-mudahan helikopter dan para decission maker yang menumpanginya, bisa tergerak hati dan terbuka mata, bisa membawa harapan baru dan angin segar untuk desa Baya, desa Woloklibang dan desa-desa lain di kabupaten Flores Timur, bisa terbang melintasi alam kemerdekaan dan boleh memasuki negeri yang berlimpah susu dan madunya. Helikopter bisa menjangkaui semua harapan itu.

Silvester Witin, S.Fil – Guru SMAN 1 Larantuka.