Pencopet Bermotor Beraksi Di Kota Uneng Sikka, Korban Dirawat, Puluhan Juta Raib

LN Focus Indonesia News │Di tengah Wabah Covid-19 Coronavirus, Aksi Pencopet Bermotor beroperasi di Kabupaten Sikka, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Laporan kabar Jurnalis media ini dari Kota Maumere, Kabupaten Sikka (4/5/2020), seorang Ibu yang tengah memboncengi kedua putra nya yang masih berusia anak-anak bersama saudara iparnya (Perempuan) menggunakan kendaraan roda dua (motor) melintasi jalan raya , digasak maling bermotor, lokasi kejadian di Area Jalan Mgr. Sugiyopranoto,, Kota Uneng, Alok, Kabupaten Sikka, Flores, Nusa Tenggara Timur, sekitar pkl.19.30 Wita  (4/5/2020).

Perilaku biadab kelompok pencopet bermotor dalam peristiwa kejahatan ini, membawa lari uang milik korban senilai Rp.20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah) yang terikat utuh disimpan dalam tas korban, beserta perhiasan emas milik korban yang juga disimpan dalam tas yang milik korban.

Rangkuman wartawan media ini beberapa saat usai kejadian (4/5/2020 salah satu korban, Yusmiana Yone, asal Desa Wolomotong, Kecamatan Doreng, Kabupaten Sikka di Rumah Sakit Tc Hillers Maumere nenuturkan kejadian.

Diungkapkan, korban Ibu Rostina Mitak dengan memboncengi kedua anaknya, satu anak duduk bagian depan sang Ibu (korban), berikutnya korban Rostina, disusul satu anaknya lagi dan Yusmiana, dengan kendaraan motor roda dua, dalam perjalanan pulang dari Klinik Agra DC Waidoko, sekitar pukul : 19 : 30 Wita (4/5/2020).

Aksi para pencopet bermotor begitu cepat, menjambret Ibu Rostina Mitak yang sedang melintasi perjalanan pulang menuju Watu Liwung.

Para Pencopet berjumlah Tiga Orang dengan mengendarai satu sepeda motor, membuntututi dari belakang lalu setibanya di area sepih sebelum lokasi Patung Kristus Raja wilayah Kota Uneng, para pelaku menarik tas milik korban hingga kendaraan roda dua (motor) yang dikendarai korban bersama kedua anaknya bersama seorang Kakak Iparnya jatuh.

“Tas ditarik oleh ketiga pelaku yang mengendarai satu motor lalu terus melaju ke arah timur membawa tas yang dijambret”, tutur korban.

Pada saat melakukan aksi para pelaku menarik dengan sangat kasar tas milik korban hingga para korban pun jatuh dari motor dan cedera, termasuk kedua buah hati korban, Maicel Yoselfus Sidin yang biasa disapa Selfus, yang langsung dilarikan ke UGD Rumah Sakit Tc. Hillers Maumere guna mendapatkan perawatan medis.

Sedangkan salah satu adiknya yang juga dibonceng bersama, bernama Yohanes Ludciano Kambedo (Ludciano) dan sang Ipar, Yus berhasil dilindungi sehinga tidak mengalami cedera, namun korban atau sang Ibu, Rostina Mita mengalami cedera luka di kaki dan dirawat juga oleh pihak medis Tc Hillers.

Kepada awak media ini, korban Ibu Ros tidak bisa berkata banyak atas kejadian naas yang menimpanya. Didampingi suaminya Tensimus Sidin di Rumah Sakit Tc Hillers, korban bersama suaminya meminta bantuan meminta bantuan pertolongan pihak Kepolisian Polres Sikka bisa segera melakukan pencarian, membongkar dan menangkap aksi biadab para pelaku dalam peristiwa ini.  

Dirangkum wartawan media ini, perbuatan biadab para pelaku menggasak uang milik korban sebesar 20 juta masih utuh bersama perhiasan emas dalam tas dan juga membawa lari seluruh isi tas yang terdapat surat-surat penting di dalamnya.  Kerugian total mencapai Rp.40.000.000 (Empat Puluh Juta Rupiah).

Warga Jalan Mgr. Sugiyopranoto,, Kota Uneng, Alok, Kabupaten Sikka, Servanus Bai, daerah Kompleks Kantor PDIP, menyampaikan kemarahan warga setempat atas keadian naas di kawasan Kota Uneng.

“Sangat terkutuk, ini kejadian perampok bermotor baru terjadi di Maumere. Polisi harus bisa ringkus semua pelaku”, seru Servanus.  

Noven│Red