KumparanDerma, Wartawan Berbagi Kasih Dengan Warga

LN Focus Indonesia News │ Bingkisan Kasih bagi Warga di tengah wabah Covid-19 Corona, juga dilakukan awak media yang brkarya di Kabupaten Nagekeo Pulau Flores, Provinsi NTT.

Sebelumnya, rangkuman lapangan media ini di Nagekeo, salah satu Wartawan, Arkadius Togo di Nagekeo mengungkapkan aksi peduli Pers bagi warga tidak mampu, berupa pembagian dua puluh lima paket sembako, langsung ke sasaran warga tidak mampu.

Kegiatan peduli kasih tersbut, lanjut dia, atas saluran Florespedia yang menjadi partner kumparan.com, disalurkan kepada puluhan warga di Desa Woedoa, Desa Bidoa, Kelurahan Towak dan Desa Aeramo, Nagekeo.

“Bantuan itu bersumber dari bina kerjasama kumparan.com dalam program kumparanderma yang digerakan secara nasional, sehingga di Nagekeo saya memenuhinya dan terjun langsung ke sasaran warga tidak mampu”, urai wartawan Arkadius Togo.

Program Kumparanderma, Wartawan Arkadius Togo

Bingkisan kasih program Kumparanderma berisikan per paket sembako di dalamnya terdapat Beras, Supermi, Susu, uang tunai Rp 100 ribu.

Kegiatan peduli kasih ini disambut haru warga tidak mampu penerima bantuan di lokasi. Sejumlah tokoh masyarakat menyatakan ucapan terimakasih berlimpah atas program bentuan yang langsung disalurkan kepada warga tidak mampu.

“Terimakasih kepada Wartawan dan Program Kumparan.com sudah datang membagi kasih kepada warga di tengah wabah virus Corona. Kami sampaikan ucapan terimakasih banyak atas kebaikan yang peduli dengan warga tidak mampu di tempat kami”, ungkap warga Desa Woedoa, Frans So’a.

Rangkuman redaksi berita, kondisi Desa Woedoa di Kabupaten Nagekeo Pulau Flores pernah diberitakan Warga konsumsi Ubi Hutan, atau dalam bahasa lokal disebut ondo.

Menurut warga, warga konsumsi ubi hutan warga karena terdesak kesulitan ekonomi pasokan makanan. Warga terpaksa mencari alternatif bahan makanan dalam kondisi keterbatasan yag melanda mereka. Sementara distribusi bantuan seperti BLT pun membutuhkan mekanisme panjang.

Warga juga mengaku, sejumlah alasan diterima oleh warga setempat ketika mereka mencoba menanyakan proses bantuan bagi mereka, diantaranya alasan terkait adanya proses pergantian perangkat BPD, masalah LKPJ dan lain-lain sebagai, pasalnya sebagai penghambat ambatnya proses pertolongan bagi warga masyarakat.

Ket Foto : Dokumen Arkadius Togo

Tim│Red