Bawa Nama Pers, Perbuatan Oknum Mantan Pejabat Ngada Memalukan

LN Focus Indonesia News │Sebuah Keluarga di Kota Bajawa, Kabupaten Ngada, Pulau Flores, NTT ditakutkan atas perbuatan mengaku diri Pers, seorang mantan pejabat di Kabupaten Ngada, yang tiba-tiba menyambangi rumah warga dalam kejadian tanggal 6 Mei 2020, lalu membentak penghuni rumah dengan menyebut diri sebagai orang Pers, sebagian wajahnya ditutupi masker.

 Pengaduan kejadian ini diterima redaksi media Ln Focus Indonesia News (7/5/2020) melalui surat elektronik keluhan pembaca atas peristiwa yang terjadi di salah satu titik dalam Kota Bajawa Kabupaten Ngada, Flores.

“Kemarin ada yang datang ke rumah kami, kemudian menunjukkan identitas, katanya wartawan, lalu tunjuk kartu katanya dari Pers. Kami di rumah bingung, karena datangnya seperti Polisi yang mau interogasi. Dia mengenakan masker. Suaranya besar, kasar. Kami jadi ketakutan kehadiran ini orang menyebut diri Pers dengan kasar dan membuat kami ketakutan. Kami tidak tahu apa keperluannya. Dia datang dan langsung bertanya mana Ibu anda. Saya jawab, ibu masih kerja. Karena Ibu saya seorang penjahit. Saya bertanya Pa dari mana, dia menjawab kasar, “Pers”, katanya. Begini kah perilaku orang Pers kalau datang ke rumah masyarakat?. Benar kah ini orang Pers?. Kalau saya tidak keliru, ini dia mantan Kepala Dinas di Ngada yang sudah pensiun. Mohon Pers memperhatikan kejadian ini”, urai pengadu melalui rubrik Suara Pembaca,  081 237 XX XXX.

Dihimpun redaksi media ini atas pengaduan Suara Pembaca (7/5/2020), dalam kejadian oknum terkesan mengancam seisi rumah dengan tujuan kepada seorang Ibu berprofesi penjahit masker yang saban hari bekerja sebagai tukang jahit dan dalam wabah Covid-19 sudah memberikan begitu banyak karya jahitannya untuk menolong sesama yang membutuhkan.

“Oknum tidak menjelaskan apapun saat ditanyai penghuni rumah, namun dengan nada keras dan kasar, berkata, “saya dari Pers”. Tidak disebutkan Pers media apa. Oknum menunjuk sebuah kartu yang dilaminating dengan maksud untuk menunjuk identitas sebagai Pers”, urai pengadu.  

Atas kejadian ini, pemgadu meminta oknum jangan lagi mengulangi perbuatan, mendatangi rumah milik orang lain dan bertindak kurang sopan dan menciptakan ketakutan bagi orang lain di tengah wabah Corona.

Penelusuran cepat Tim Redaksi Media ini pada sejumlah sumber informasi yang dapat dipercaya di Ngada Flores (7/5/2020), oknum dalam kejadian, berinisial sudah diketahui redaksi Pers media ini, adalah mantan Kepala Dinas yang saat ini sudah menjalani masa pensiunnya. Oknum tidak merupakan Wartawan atau Pers dan tidak diketahui modus perbuatan oknum menyebut diri Pers dalam kejadian diduga kuat mengancam dan mengintimidasi warga sipil sebuah keluarga di dalam Kota Bajawa.

Tim media ini masih terus melakukan pengumpulan informasi dan keterangan kejadian.

Sesuai azas ketentuan UU Pers berlaku, berita ini bersifat pengaduan resmi suara pembaca yang dijamin hak dilindungi oleh Pers, tidak diberitakan nama pengadu dan nama terang keluarga yang terintimidasi dalam peristiwa ini.

Gambar Berita : Ilustrasi

Tim│Red