PASKAH 2020: Kristus Bangkit, Stay at Home, Harapan Baru dan Menjadi Pewarta Kasih dan Kebenaran

Seperti umat di Paroki lain, Perayaan Paskah di tengah situasi Wabah pandemik Covid 19 juga memberi nuansa dan warna tersendiri bagi umat Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri. Walau mengikuti perayaan Ekaristi dan Ibadat secara online melalui live streaming, televisi kabel dan pengeras suara, namun semangat iman dan kekhusukan umat di setiap rumah, dari rumah yang satu dan rumah yang lain begitu nampak. Walau mengikutinya dari rumah tetapi mereka toh tetap berkeyakinan bahwa Tuhan pasti hadir dalam keseharian hidup mereka.

Momentum perayaan Paskah yang menghadirkan fajar baru kebangkitan Kristus membuat mereka semakin khusuk dalam refleksi dan permenungan hidup ini. Perayaan malam Paskah atau Sabtu Santo (Sabtu suci) kembali menyinari, menyucikan serta meneguhkan iman mereka.

Perayaan Ekaristi malam Paskah atau Sabtu Santo, 11 April 2020 yang dipimpin langsung oleh Pastor Paroki Weri, Romo Fransiskus Xaverius Hurint bersama tim Pastor Romo Yos Sani Teluma dan Romo Londa Diaz, dirayakan dengan begitu khidmat dari Gereja Paroki Weri. Perayaan malam Paskah ini diawali dengan upacara Cahaya atau terang lilin Paskah dan juga dilanjutkan dengan pujian Paskah yang dikumandangkan oleh Romo Yos Sani Teluma.

Menarik bahwa dalam kotbah yang dibawakan oleh Romo Londa, bahwa sesungguhnya kita mesti belajar pada Yesus Sang Guru yang mampu menghalaukan kuasa kegelapan dan berhasil membawa kita umat-Nya menuju pada terang. Kebangkitan Kristus yang disimbolkan melalui terang dan cahaya lilin Paskah menuntut kita untuk menjadi pribadi yang harus selalu bersedia memberi terang kepada dunia dan sesama kita. Melalui cahaya kebangkitan dan juga peristiwa pembabtisan yang kita kenangkan menyadarkan kita kembali pada tugas kita sebagai pengikut Kristus yang harus selalu setia pergi mewartakan kebangkitan Tuhan.

Di akhir perayaan malam Paskah itu juga, umat Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri mendapat peneguhan langsung dari Bapak Ketua DPP Paroki Weri Bapak Viky Lemba. Beliau mengajak seluruh umat untuk selalu berharap agar Paskah Kristus menjadi momen Tuhan menyelamatkan dunia dan kita semua. Paskah Kristus menjadi saat Tuhan membaharui bumi kita, menghapus kegelapan dosa dan melenyapkan segala sakit penyakit termasuk wabah covid 19 ini. Kita yakin dan percaya bahwa badai ini pasti akan berakhir, asalkan kita selalu mengandalkan Tuhan dalam hidup kita. Oleh karena itu kita diajak untuk selalu dekat pada Tuhan, melalui kesetiaan kita merayakan sakramen, devosi dan doa-doa kita.

Rm. Londa saat memberikan Kotbah dalam perayaan Malam Paskah – Foto: Syl Witin

Kita diajak untuk tetap patuh pada himbauan pemerintah dan gereja untuk tetap tinggal dan berdiam di rumah kita masing-masing (Stay at home), dan selalu menjaga jarak (social distancing dan physical distancing). Karena dengan tetap tinggal di rumah kita masing-masing, mata rantai virus ini bisa diputuskan. Hanya dengan tinggal di rumah, persaudaraan, keakraban kita sebagai satu keluarga dapat tercipta dengan sendirinya. Ingat, keluarga atau rumah tangga kita itu sesungguhnya adalah gambaran dari Gereja Allah (Ecclessia Domestica). Sesunghuhnya Tuhan Allah selalu ada dan hadir dalam rumah kita masing-masing. Tuhan yang bangkit itu juga akan pergi berjumpa dengan kita di rumah kita masing-masing.

Stay at home di tengah situasi Paskah ini juga mau menyadarkan kita untuk senantiasa menghargai keluhuran martabat kehidupan berkeluarga itu sebagai sebuah seminari dasar pembentukkan iman. Selanjutnya semarak kebangkitan Kristus ini juga dirayakan umat Weri dalam Perayaan Minggu Paskah, 12 April 2020.

Dalam kotbahnya melalui live streaming, Romo Pey mengatakan bahwa Kebangkitan Kristus mesti membawa harapan baru bagi hidup kita. Sebagai orang serani, kebangkitan Kristus menjadi sebuah peristiwa iman yang nenuntut kita untuk boleh memperbaharui sikap dan perilaku hidup kita. Terang kebangkitan Kristus mesti menggerakkan kita untuk terus berbuat baik bagi gereja dan dunia melalui tugas dan karya kita masing-masing. Harapan baru itulah yang juga menuntut kita untuk boleh menjadi saksi sekaligus menjadi pewarta kasih dan kebenaran di tengah dunia ini.

Dengan kebangkitan Kristus, kita juga dituntut untuk hidup dalam semangat pembaptisan baru, dan membuat kita semakin sadar akan tugas dan tanggung jawab kita dalam mengemban Tri numera Christi, yaitu menjadi Nabi, Imam dan Raja dalam hidup dan karya kita masing-masing sebagai tertahbis dan terbaptis.

Ketua DPP Paroki Weri, Vicky Lemba – Foto: Syl Witin

Di akhir perayaan ekaristi ini juga ada ucapan terimakasih dan apresiasi dari tim pastor dan Dewan Pastoral Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Weri kepada semua pihak yang sudah berkordinasi dan bekerjasama dalam menyukseskan Paskah ini, Tim Komsos keuskupan Larantuka, CIG Record, pemilik saluran televisi kabel, Pengurus Harian DPP Weri, seksi perlengkapan, koster, para suster, frater dan bruder, organis, para petugas liturgi, misdinar dan ibu-ibu kelompok dekorasi (seni merangkai bunga dan mendesain altar), yang dengan setia dan tulus serta mengorbankan waktu untuk perayaan iman ini. Tidak lupa ucapan terima kasih disampaikan pula kepada Polres Larantuka, Kodim 1624 Flores Timur.

Syl Witin
Pengurus Harian DPP Weri.