Korupsi Proyek Bawang Merah Malaka, PADMA Indonesia Desak KPK Supervisi

LN Focus Indonesia News │ Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia bersama KOMPAK Indonesia mendesak KPK melakukan supervisi Korupsi Proyek Bawang Merah yang sedang ditangani Polda NTT agar diusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsinya.

Penegasan ini dikemukan Direktur PADMA Indonesia, Gabriel melalui riis PADMA dikutip redaksi media ini, (22/4/2020)

Lembaga Hukum dan Ham PADMA Indonesia bersama KOMPAK Indonesia juga menyatakan Proficiat atas kerja keras Tim TIPIDKOR Polda NTT yang dibackup Tim TIPIDKOR Bareskrim Mabes Polri dan berhasil menangkap salah satu Tersangka Tindak Pidana Korupsi Proyek Bawang Merah Malaka di Jakarta dan diproses lebih lanjut di Polda NTT,  

Kerja keras Aparat Penegak Hukum, kata Gabriel Goa, mengusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsi Proyek Bawang Merah di Malaka harus didukung rakyat NTT, khususnya Malaka untuk berani memberikan informasi dan bukti-bukti, bukan sebaliknya sengaja mendiamkan kejahatan korupsi berjamaah merajalela.

PADMA Indonesia melayangkan tiga poin sikap dan desakan dalam penanganan kasus ini, pertama, siap mendampingi Saksi dan Tersangka Tindak Pidana Korupsi menjadi Justice Collaborator dengan meminta perlindungan LPSK dan KPK RI.

Kedua, mendesak DPRD Malaka untuk meminta pertanggungjawaban Bupati Malaka terkait penggunaan Dana APBD salahsatunya untuk penegakan Hukum dan Ham agar tidak disalahgunakan.

Ketiga, mendesak KPK RI untuk pro aktif supervisi penegakan hukum Tindak Pidana Korupsi proyek Bawang Merah Malaka yang sedang ditangani Polda NTT agar diusut tuntas Pelaku dan Auktor Intelektualis Tindak Pidana Korupsinya.

Foto : Ilustrasi

Sumber : Rilis Pers, PADMA Indonesia Tim │ Red