Ketua Fraksi PDIP DPRD Ende Desak Rp 5M Bagi Bank NTT Dialihkan Untuk Covid-19

LN Focus Indonesia News│Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Perwakilan Daerah Pemilihan III, yang juga selaku Ketua Fraksi PDIP di Lembaga Dewan Perwakilan Daerah Kabupaten Ende, Vinsen Sangu mengutarakan Anggaran Daerah tahun 2020 sebesar Rp. 5 Milyar yang disetujui sebagai nilai Penyertaan Modal bagi Bank NTT, itu dialihkan guna diakumulasi untuk segala kebutuhan pencegahan dan ataupun penanganan Covid-19 di Kabupaten Ende.

“Pada awal Tahun Anggaran 2020, DPRD telah menyetujui nilai penyertaan modal kepada Bank NTT senilai Rp. 5 Miliar. Saat ini, Indonesia sedang dilanda bencana maha hebat atas ancaman wabah covid 19. Memperhatikan Instruksi Pemerintah Pusat baik melalui Perpu, Kepres maupun Instruksi Menkeu RI kepada Pemerintahan Daerah untuk memfokuskan perhatian pembelanjaan pada pencegahan dan penanganan Covid 19, maka saya mendesak kepada Pemda Ende, bukan saja hanya mengambil dari dana rutin pembelanjaan pemerintahan tetapi juga harus mengalihkan Rp 5 miliar dana penyertaan modal ke Bank NTT guna difokuskan bagi penanganan covid 19 di Kabupaten Ende”, ungkap alumni GMNI Ende, Vinsen Sangu (3/4/2020)

Dikutip redaksi media ini (3/4/2020), Vinsen Sangu juga mengatakan seharusnya Pemerintah merasa malu pada Masyarakat Ende Lio sebab ditengah Pemda mempunyai kecukupan uang dalam APBD, tetapi untuk Belanja APD bagi Rumah Sakit dan Puskesmas-Puskesmas, masih dipatungkan oleh masyarakat lewat dompet amalnya.

Menurut Vinsen Sangu, sudah waktunya Pemerintah berhenti meminta – minta pada masyarakat dan hentikan donasi dari masyarakat sebab anggaran daerah masih ada untuk dipergunakan dalam kondisi darurat wabah.

Sebaliknya dia mendesak Pemerintah untuk memahami kondisi masyarakat yang sedang susah,  biarlah uang masyarakat yang ada dipakai untuk membelanjakan keperluan hidupnya seperti belanja sembako bila wabah ini terus berlanjut.

“Pemerintah bukan hanya berani ambil uang dana rutin OPD yang nilainya kecil, tapi harus berani dan tegas menggeser nilai penyertaan modal uang rakyat yang ke Bank NTT untuk dikembalikan lagi kepada rakyatnya sendiri. Tangguhkan berinvestasi pada bank NTT tahun ini, karena rakyat sangat butuh APD, kesiapan fasilitas kesehatan lainnya dan kesiapan tenaga untuk penanganan covid 19 di Kabupaten Ende. Jangan biarkan pasukan berperang tanpa amunisi. Jangan lengah disaat kondisi yang penuh mencemaskan ini pada serangan musuh yg tidak kelihatan”, tutup Anggota DPRD Ende, Vinsen Sangu.

Tim│Red