Ekskavator Lukai Aspal Jalan Di Detukeli, Empat DPRD Ende Tinjau Lapangan

LN Focus Focus Indonesia News │Sedikitnya Empat Anggota DPRD Kabupaten Ende, Flores turun langsung ke Kecamatan Detukeli melakukan foto lapangan atas kondisi jalan aspal yang rusak akibat dilalui sebuah eskavator proyek jalan.

Rangkuman lapangan tim media ini (24/4/2020), 4 (Empat) Anggota DPRD Kabupaten Ende sudah melakukan foto lapangan atau turun langsung ke lokasi melihat kondisi aspal rusak sebagaimana diberitakan para media, yakni DPRD Megy Sigasare, DPRD Vinsen Sangu, DPRD Sabri Indradewa dan DPRD Maksi Deki.

Dikutip konfirmasi redaksi media ini (24/4/2020), Anggota DPRD Kabupaten Ende dari Partai Golkar, Megy Sigasare, terkait jalan rusak akibat dilalui ekskavator sudah dimonoting langsung oleh Empat Anggota DPRD Kabupaten Ende pada tanggal 23 April 2020.   

“Kemarin tanggal 23 April 2020, kami Empat Orang Anggota DPRD Ende melakukan monitoring lapangan di Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende. Benar kondisi jalan rusak akibat dilalui sebuah ekskavator. Kunker Pansus LKPJ kesana. Terkait jalan rusak tersebut kami angkat di DPRD Ende dan kami tegaskan kepada para pihak terkait”, ungkap Anggota DPRD Ende yang memberikan keterangan informasi kemitraan kepada redakis berita, DPRD Megy Sigasare, (24/4/2020).

Megy Sigasare

Konfirmasi per telepon redaksi media ini (24/4/2020), pihak perusahaan pemilik Ekskavator, CV Veranus Cipta Perkasa, melalui Direktur Agustinus B.S Papang membenarkan dugaan oknum operator ekskavatornya melalui ruas jalan dimaksud dan melukai aspal sebagaimana diberitakan sebelumnya.

“Benar eksa kami melalui ruas jalan itu. Sebelum melewati lokasi itu, Operator Eksa meminta izin kepada seorang konsultan yang asal Maumere dan sudah mematok ruas jalan tersebut untuk pengerjaan proyek. Si Konsultan memberikan izin boleh melewati jalan aspal, sehingga ekskavator melalui ruas jalan tersebut”, ungkap Agustinus B.S Papang.

Ditambahkannya, pihak Konsultan memberi izin ekskavator melewati ruas jalan di lokasi kejadian, mungkin atas mempertimbangkan ruas jalan mulai dari ujung aspal terakhir Kantor Desa Kebesani Kecamatan Detukeli, sampai titik puncak Hujan Wisata Kajundara, akan segera diperlebar dan dikerjakan hotmix oleh kebijakan Pemprov NTT yang saat ini sedang berjalan bertahab dengan pemasangan pilar tanda pelebaran dan hotmix jalan, mulai dari ujung aspal Desa Kebesani sampai puncak Kajundara, yang artinya termasuk jalan aspal yang terluka tersebut, semuanya dibongkar untuk dikerjakan kembali.

Agustinus B.S Papang menjelaskan alasan ekskavator nya ditarik pulang ke Kota Ende, guna proses service, sebab akan dipakai juga untuk proyek Jalan Provinsi di Kecamatan Detukeli, yakni 1 (satu) Kilo Meter pelebaran sekaligus aspal hotmix dari ujung aspal terakhir Kantor Desa Kebesani Kecamatan Detukeli, sampai titik puncak Hujan Wisata Kajundara.

Dihubungi terpisah melalui sambung telepon media ini (24/4/2020), Kepala Dinas PU Kabupaten Ende, Frans Lewang menguraikan, Dinas PU Ende sudah mengeluarkan Surat Resmi kepada pihak terkait, dalam hal ini pihak Ekskavator untuk segera memperbaiki aspal jalan yang luka di lokasi Kecamatan Detukeli.

“Surat Dinas PU Kabupaten Ende ditujukan kepada pihak terkait dan tembusannya kepada PU Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kota Kupang. Kami mengambil sikap atas masalah sesuai tupoksi, dan kami sampaikan kepada PU Provinsi NTT”, ungkap Kadis PU Kabupaten Ende, Frans Lewang.

Tim Pers │ Red