Bupati Lumajang Umumkan Tidak Sholat Jumat Pada Zona Merah Covid 19

Laporan Koresponden, Tofik

LN Focus Indonesia News │Bupati Lumajang, jawa Timur, Thoriqul Haq MML didampingi Wakil Bupati Ir Indah Amperawati Msi, bersama Ketua MUI Lumajang KH Achmad Hanif dan Pimpinan Daerah Muhammadyah Lumajang Suharyo SH, Pimpinan Cabang NU Lumajang Gus Mohamad Mas’ud Sag. MA, melalui Jumpa Pers, Rabu Tanggal 1 April 2020 di ruang loby Kantor Bupati Luamajang mengumumkan tidak Sholat Jumat pada Zona Merah Covid 19.

Melalui sambutan di depan awak media, Bupati Lumajang mengatakan, berdasarkan evaluasi Gugus Tugas penanganan Covid 19 Jawa Timur, sejumlah Kecamatan di Kabupaten Lumajang terkategori Zona Merah.

Pada wilayah yang terkena tersebut, atas Fatwa MUI, untuk sementara waktu tidak mengadakan Sholat Jum’at di Masjid yang masuk dalam zona merah dan bisa diganti dengan Sholat Dhuhur di rumah masing-masing

Lebih lanjut, Cak Thoriq mennyebut beberapa kecamatan yang masuk dalam pelarangan untuk melaksanakan Sholat Jum’at, antara lain, Kecamatan Sukodono, Kecamatan Kedung Jajang, Kecamatan Randuagung.

Sedangkan Area zona PDP yakni Kecamatan Lumajang (Kota), Kecamatan Tempeh, Kecamatan Pasirian dan Kecamatan Pronojiwo.

Pada kesempatan itu Ketua MUI Lumajang, KH. Achmad Hanif menyampaikan referensi dengan mengutip Surat Anisa ayat 59, bahwa “Seorang yang beriman akan taat kepada Allah, Rasulnya dan pemimpin diantara kalian.

Lebih lanjut, KH. Hanif mengatakan bahwa kita sebaga warga negara yang beriman juga harus taat Peraturan Pemerintah demi melindungi Masyarakan dari bahaya Virus Korona.

Konferensi Pers ditutup dengan Pembacaan So’a Tolak Bala oleh KH. Achmad Munif.

Tofik│Red