Bupati Lumajang Tegaskan Perbankan Tunda Penagihan Angsuran Kredit Usaha Rakyat

LN Focus Indonesia News │Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Provinsi jawa Timur, telah bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember, agar Lembaga Perbankan dan non Perbankan di Lumajang segera menerapkan kebijaksanaan pemberian stimulus kredit kepada masyarakat/debitur (UMKM).

“Saya telah menandatangani surat untuk Pimpinan Perbankan, Bank Umum maupun Bank Perkreditan Rakyat dan Lembaga Non Perbankan di Kabupaten Lumajang, untuk mengikuti Kebijakan Pemerintah dalam menerapkan pemberian stimulus kredit kepada masyarakat/debitur terdampak covid-19”, tandas Bupati Lumajang H Thoriqul Haq M.ML, 16/4/2020 .

Bupati Lumajang H Thoriqul Haq M.ML yang akrab disapa Cak Thoriq, juga menulis melalui akun media sosialnya tertanggal 16/4/2020 terkait penegasan ini.

Rangkuman Wartawan media ini di Lumajang, kebijakan ini juga didasari Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember Nomor 9-1711/KO 0403/2020 tertanggal 3 April 202p, Perihal Stimulus Kredit/Pembiayaan yang ditujukan kepada Bupati Lumajang, dengan harapan mekanismenya mengacu pada ketentuan yang berlaku. sesuai surat Bupati Lumajang Nomor 580/781/427.14/2020, Perihal Pelaksanaan Stimulus Kredit Antisipasi Dampak Penyebaran Covid-19.

Disebutkan bahwa Pemberian Stimulus dimaksud adalah menerapkan kebijakan restrukturisasi kredit Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dengan melakukan penundaan pembayaran angsuran kredit maupun stimulus kredit lainnya.

Adapun penerapan kebijaksanaan tersebut, dilakukan mulai April 2020 hingga Maret 2021 nanti, tanpa melalui proses seleksi bagi semua UMKM di Kabupaten Lumajang yang terdampak Covid-19*.

Keterangan Foto Berita : Bupati Lumajang, H Thoriqul Haq M.ML

Tofik │Red