Warga Madawat Sikka Merasa Ketakutan Pasien Corona Rujuk Ke Maumere

LN Focus Indonesia News │ Puluhan Warga RW, 12, RT 4, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka di Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, dalam rekaman media ini (14/3/2020) di Maumere Sikka mengaku jujur, bahwa mereka sangat ketakutan jika Pasien Covid-19 Corona dirawat di Rumah Sakit Dr. TC Hillers dalam kawasan Kota Maumere.

Puluhan Warga RW 12, RT 4, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok, Kabupaten Sikka bahkan menyatakan menolak keras RSUD Dr. TC Hillers menjadi salah satu Rumah Sakit di Pulau Flores dan Lembata yang direkomendasi khusus untuk merawat Pasien Covid-19 Corona.

Berikut kutipan langsung pernyataan warga setempat, dokumen Redaksi LN Focus Indonesia News Tanggal 14 Maret 2020.

Nama saya Agatha Wetan ,Alamat RW 12 RT 4, Kelurahan Madawat, Kecamatan Alok Kabupaten Sikka. Saya menyampaikan pernyataan ini sebagai perwakilan dari kami semua. Saya berada diantara puluhan warga Alok yang sama-sama ketakutan dan gelisah dengan adanya informasi bahwa Rumah Sakit TC Hillers Maumere sebagai salah satu yang dipercaya menampung rujukan pasien Corona dari berbagai wilayah se Pulau Flores dan lembata.

Foto Warga Alok Sikka dan Kawula Muda

Kami disini Maumere sudah berduka dengan DBD atau Deman Berdarah yang kondisinya begini menakutkan dan mencekam. Lalu kami harus menjadi tempat penampungan umum pasien Corona. Ini membuat kami semakin merasa ketakutan, karena Maumere akan semakin mencekam dan mengancam kenyamanan hidup kami warga Maumere.

Kami memang hanya warga masyarakat biasa yang tidak mengetahui kelayakan rumah sakit seperti apa sehingga rumah sakit kami disini harus menampung Pasien Corona.

Tetapi sebagai warga Maumere, kami mau bilang juga bahwa kami juga mengetahui betul kondisi rumah sakit kami seperti apa dan bagaimana keadaannya. Kami juga kenal dan tau betul kemampuan para Tenaga Medis kami disini. Kami sangat heran jika rumah sakit TC Hillers Maumere harus menampung juga pasien Corona yang dirujuk kesini Maumere.

Kami mau bilang bahwa mengurus pasien wabah DBD saja rumah sakit kami dan para medis sudah begini kewalahan, lalu mau di tambah lagi dengan pasien Corona. Coba pikir baik-baik dengan perasaan dan pikiran.

Sumpah, kami sangat cemas, kami ketakutan, kami gelisah. Kami disini juga punya segudang masalah, bagaimana jadinya kalau mau di tambah lagi dengan mengurus Corona’, ungkap Agatha Wetan didampingi puluhan warga setempat.     

Hal senada diutarakan warga lainnya sebagaimana disaksikan media ini di lokasi.

Ditambahkan oleh Eufronis Agustinus, warga Alok, Kabupaten Sikka, bahwa seharusnya ada karantina khusus di tempat yang lain, jangan dimasukan ke Rumah Sakit TC Hillers Maumere yang adalah Rumah Sakit Umum dengan kondisi sangat terbuka, di tambah dengan lalu lintas warga yang cukup terbuka dan bebas di RSUD TC Hillers Maumere.

Berikut petikan pernyataan Eufronis Agustinus, warga Alok dalam rekaman redaksi media ini 14 Maret 2020.

Kami menolak sangat keras kalau TC Hillers Maumere menjadi tempat merawat Pasien Corona rujukan dari mana-mana.

Negara-Negara maju seperti Cina dan negara-negara Eropa yang punya rumah sakit sangat profesional saja penanganan pasien Corona sangat hati-hati dan tidak asal menampung. Tetapi TC Hillers dengan kondisi seperti ini dan kami tau bagaimana kondisi rumah sakit kami, lalu sedang pusing dengan wabah DBD, lalu harus menjadi tempat tampung rawat pasien Corona. Bukan kah itu mau membuat Sikka menjadi tempat yang paling tidak aman bagi kami masyarakat umum ini.

Tolong jangan buat kami orang Maumere semakin resah dan cemas, sebab pasien Corona nanti pun rujuk rawat ke TC Hillers. Kami tolak. Terus terang saja, kami tolak.

Rangkuman Redaksi media ini, dikabarkan Dua Orang Warga Lembata, sepasang Suami Istri yang baru pulang dari Inggris, masih dalam pantauan RSUD Lewoleba berada di Ruang Isolasi RSUD Lewoleba.

Pemerintah Kabupaten Lembata telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur pada tanggal 14 Maret 2020 dan disebutkan kedua pasien akan di rujuk ke RSUD TC Hillers Maumere sebagai salah satu rumah sakit rujukan Corona yang ada di NTT.

Berikut data Rumah Sakit Rujukan Pasien Corona di Wilayah Nusa Tenggara Timur :

RSU Prof. Dr. W.Z Johanes Jl. Dr. Moch Hatta No. 19 Kupang Telepon: (0380-833614 ) Fax: (0380-832892 ) Email: rsd_kotakupang@yahoo.com

RSUD Dr. Tc Hillers Jl. Wairklau, Maumere, Kabupaten Sikka, NTT 86113 Telepon: (081261153944) Email: info@rsudtchillers.id

RSUD Komodo Labuan Bajo Jln. Raya Labuan Bajo, Desa Golo Bilas, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, NTT 86554 Telepon: (081337055250) Email: rsudkomodo@yahoo.com.│Laporan Lapangan NV│Tim│Red