Praktisi Hukum DKI Tanggapi Kasus Dana Desa Di Ngada

Laporan LN Focus DKI

LN Focus Indonesia News │Salah satu Praktisi Hukum asal Provinsi Nusa Tenggara Timur, Paskalis Da Cunha yang berkarya di DKI Jakarta (14/3) mengatakan fenomena Tiga Orang Tersangka Kasus Dana Desa di Kabupaten Ngada Pulau Flores yang bebas berkeliaran meski sudah resmi ditetapkan sebagai Tersangka serta P21 Perkara, merupakan salah satu fenomena yang memicu banyak pertanyaan, termasuk oleh Institusi Negara.

“Polri atau Polres Kabupaten Ngada maupun Kejaksaan Negeri Bajawa di Pulau Flores harus merilis secara terbuka, mengapa belum terexecusi tahaban Penyerahan TSK dan Barang Bukti dan para TSK berkeliaran bebas. Sementara Tiga TSK Desa Ngoranale dalam kasus yang sama sudah ditahan di Kota Kupang usai Penyerahan TSK dan BB di Kejaksaan Negeri Bajawa. Semestinya 6 orang TSK diserahkan bersamaan, sesuai keterangan Kareskrim Polres setempat. Nah, tinggal dilakukan pemanggilan sesuai mekanisme dan itu dibuatkan rilis terbuka kepada Negara dan seluruh masyarakat, sebab penanganan hukum harus bersifat terbuka informasi kepada segenap stake holder. Apalagi ini terkait Dana Desa”, tandas Paskalis Da Cunha, SH.

Praktisi Hukum asal Nusa Tenggara Timur, Paskalis Da Cunha juga menyinggung potensi mal admiinistrasi penegakan hukum atas kejadian di Ngada Flores.   

“Jangan sampai terjadi mal administrasi dalam penegakan hukum untuk penetapan P.21 terhadapa pelaku korupsi tersebut. JPU dan Penyidik harus membuka secara tuntas terkait Penyidikan Perkara yang sudah sangat viral ini. Apakah perkara itu mau di split atau bagaimana. Ini perlu disajikan informasi terbuka kepada khalayak. Tidak boleh memberi kesan saling lempar tanggungjawab di hadapan publik dan bangsa ini. Soal lainnya adalah sejumlah TSK yang lain sudah di serahkan proses P.21, di tahan dan jalani proses hukum lanjutan, namun tiga TSK lainnya belum ditahan, masih bebas di luar”, tambah Paskalis Da Cunha.

Menurut dia, harus ada kepastian hukum terhadap para TSK. Para Tersangka jangan dibuat terkatung-katung bebas di luar. Jika ada kebenaran lain yang tersembunyi, nah itu harus penuhi dulu Penyerahan TSK dan BB, untuk nanti memberikan ruang kemerdekaan penuh kepada para TSK untuk membuka tuntas di Meja Persidangan.

Praktisi Hukum Paskalis Da Cunha memastikan begitu banyak pihak mulai dari tingkat daerah sampai tingkat pusat memonitor pekara Dana Desa yang sedang digelar Penegak Hukum di Kabupaten Ngada, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur. │LN Focus DKI │Tim│Red