PLENO DPP Santa Maria Pembantu Abadi Weri : Gereja Mesti Turun dan Terlibat dalam Realitas Umat

LARANTUKA.COM – Larantuka, Hari ini, Minggu, 08 Maret 2020 di tengah situasi umat yang sedang menjalani masa puasa, masa tampan dimana seluruh umat Kristiani merenungkan seluruh peristiwa sengsara, wafat dan kebangkitan Sang Gembala Agung, Yesus Kristus, yang adalah tokoh yang telah mengajarkan bagaimana sesungguhnya kita berkarya Pastoral, Umat paroki Weri melaksanakan kegiatan Pleno Dewan Pastoral Paroki.

Kegiatan Pleno DPP ini telah diawali dengan kegiatan Pra-pleno di setiap lingkungan pada tanggal 10 Pebruari sampai dengan 17 Pebruari 2020. Kegiatan Pra-pleno ini dillaksanakan dalam satu bingkai besar yaitu MUNDUR SELANGKAH, MELIHAT, BEREFLEKSI DAN BERSYUKUR untuk karya pastoral yang dijalankan selama tahun 2019.

Pleno Dewan Pimpinan Pastora Paroki St. Maria Pembantu Abadi Weri. Foto: Syl Witin

Romo Pey Hurint, pastor paroki Santa Maria pembantu Abadi Weri dalam sambutan awalnya mebegaskan bahwa pleno ini adalah sebuah pesta iman umat. Untuk itu maka umat mesti hadir dan terlibat dalam momentum iman ini. Umat hadir bersama team pastor, DPP untuk membahas, mengevaluasi seluruh karya pastoral tahun 2019.

Romo Pey juga dalam kotbahnya saat misa sebelum pleno menegaskan bahwa pada hari Minggu dimana kita merenungkan dan merefleksikan peristiwa Transfigurasi Yesus di atas gunung Tabor, Yesus sang Raja Agung dimuliakan di atas gunung Tabor di antara nabi Elia dan nabi Musa. Lanjut Romo Pey, dalam konteks kita, Yesus sebenarnya mengajak kita semua untuk turun dari Tabor keegoan dan tabor kemunafikan kita dan bergerak melakukan aksi-aksi kemanusiaan dan memberikan diri untuk terlibat dalam kehidupan menggereja. Sudah saatnya kita hadir dan terlibat dalam kegiatan-kegiatan kegiatan serta karya pastoral.

Pleno Dewan Pimpinan Pastora Paroki St. Maria Pembantu Abadi Weri. Foto: Syl Witin

Pleno DPP Weri ini dihadiri oleh team pastor, DPP, utusan umat, serikat Gerejani dan juga tokoh-tokoh umat yang selalu peduli dan terlibat dalam kehidupan menggereja. Hasil sinode VII Keuskupan Larantuka telah menetapkan arah dasar dan program pastoral keuskupan Larantuka untuk periode lima tahun mendatang.

Tahun 2020 merupakan tahun persiapan program dan pemberdayaan agen pastoral, tahun 2021 merupakan tahun keluarga, tahun 2022 adalah tahun OMK, tahun 2023 adalah tahun ekologi, tahun 2024 merupakan tahun pemberdayaan KBG dan tahun 2025 adakah tahun evaluasi.

Pleno Dewan Pimpinan Pastora Paroki St. Maria Pembantu Abadi Weri. Foto: Syl Witin

Arah dan muara pleno DPP ini mesti dilaksanakan dalam kerangka serta perspektif berpikir ini. Untuk tahun 2020, adalah tahun persiapan PJPT II sekaligus tahun pemberdayaan Agen pastoral. Ditahun ini seluruh program dan kegiatan kita harus terfokus pada pemberdayaan agen pastoral di semua lini kehidupan. Besar harapan, kalau agen pastoral sudah diberdayakan, program pastoral yang lain juga akan berjalan dengan baik, karena semua agen pastoral sungguh terlatih, memiliki kapasitas yang bagus serta kerelaan bekerja dan melayani dengan sungguh-sungguh.

Kegiatan pleno ini diawali dengan penyampaian karya serta reksa pastoral oleh pastor paroki Romo Pey Hurint, penyampaian program kerja DPP Weri tahun 2020 serta diakhiri dengan masukan dari Romo Jansen Raring sebagai team ahli dari keuskupan serta Romo Deken Larantuka, Romo Bernardus B. Kerans Pr.

Selanjutnya dilakukan pembahasan di setiap komisi dan penetapan hasil pleno itu sendiri sebagai acuan untuk dilaksanakan pada tahun 2020 dalam karya pastoral di paroki Weri. Pleno itu sesungguhnya pesta umat. Untuk itu maka pesta umat ini mesti dirayakan dengan penuh sukacita dalam ilham Roh Kudus.

Syl Witin, Wakil Ketua DPP Santa Maria Pembantu Abadi Weri.