Eks Kades, Oknum DPRD Ngada Status TSK Dana Desa Belum Ditahan

Rangkuman Aktual

LN Focus Indonesia News │Keterangan resmi Polres Ngada melalui Kasat Reskrim Polres Ngada, Iptu Anggoro C. Wibowo, sebagaimana yang sudah diberitakan sejumlah media, menyatakan Status Mantan Kepala Desa Wawowae Ngada adalah Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa Wawowae, namun masih mangkir dari panggilan Penyidik dalam tahab Penyerahan TSK bersama Barang Bukti kepada Kejaksaan Negeri Bajawa, Flores.

Baca Berita PADMA Indonesia Tanggapi Status TSK : https://larantuka.com/2020/03/padma-indonesia-kasus-dana-desa-wawowae-ngada-hukum-harus-tegak/

Seperti dilansir media, oknum Kades Wawowae Ngada dikenai penetapan status Tersangka atas dugaan perbuatan melawan hukum perihal pengelolaan Dana Desa saat menjabat sebagai Kepala Desa Wawowae, Kabupaten Ngada.

Rangkuman media, diketahui oknum lolos menjadi wakil rakyat Ngada perutusan salah satu Parpol besar saat Pemilu Legislative Tahun 2019.

Sebelumnya, diberitakan, TSK mangkir dari panggilan pada saat mau diserahkan kepada Kejaksaan setempat. Penyidik memberitahukan kepada para media bahwa Tersangka (TSK) mangkir dengan alasan masih berada di luar daerah, halangan merawat anggota keluarga sakit.

Selanjutnya Penyidik Polres Ngada melalui Kasat Reskrim Iptu Anggoro C Wibowo dalam rilis sejumlah berita menyatakan bahwa usai pulang dari Kota Kupang akan melakukan pemanggilan kedua, menyusul panggilan ketiga dan langsung dengan panggilan paksa.

Berita TPDI sebut Awasi Hukum dalam Kasus terkait mantan Kades Wawowae Ngada : https://larantuka.com/2020/03/tpdi-perkara-mantan-kades-wawowae-ngada-awasi-aparat-hukum-menyimpang/

Diduga terjadi molor eksekusi Penyerahan TSK dan BB kepada pihak Kejaksaan setempat, tanggapan hukum dari elemen peduli supremasi hukum diantaranya oleh Tim Pembela Demokrasi Indonesia melalui rilis Koordinator TPDI, Petrus Selestinus, SH (13/3), dan juga oleh Lembaga Pelayanan Advokasi untuk Keadilan dan  Perdamaian (PADMA) Indonesia melalui rilis Direktur PADMA Indonesia, Gabriel Goa tanggal 13 Maret 2020, menyatakan sikap, bahwa proses perjalanan perkara Dana Desa Wawowae Ngada jangan sampai berjalan di tempat. Lebih lanjut diutarakan agar hukum jangan tebang pilih.  

Sebelumnya, rekaman redaksi media ini mencoba mengkonfirmasi salah satu unsur penting Parpol oknum mantan Kades Wawowae yang sudah berstatus TSK. Jawaban konfirmasi menyampaikan bahwa terkait proses hukum, Parpol bersikap selalu taat azas. Mekanisme Parpol adalah melihat Putusan Akhir Pengadilan.

Berita terkait TSK :https://larantuka.com/2020/03/perkara-korupsi-dana-desa-satu-anggota-dprd-ngada-terancam-masuk/

Berkaitan dengan Pemilukada Ngada Tahun 2020, tim media ini tengah mencoba menelusuri sejumlah wacana Bursa Calon Pemilukada Ngada apakah oknum adalah salah satu kader yang akan diusung Parpol bersangkutan, data sementara mendapatkan informasi oknum TSK tidak diusung sebagai bakal peserta Pemilukada.

Berita terkait : https://larantuka.com/2020/03/tsk-mantan-kades-oknum-anggota-dprd-ngada-terancam-dijemput-paksa/

Penelusuran tim media ini atas wacana Pemilukada menimbang sejumlah catatan penanganan hukum seringkali tertunda, di-tunda, ketika seseorang diduga melawan hukum dan atau berstatus Tersangka maju dalam sebuah perhelatan Pemilu.

Baca juga : https://larantuka.com/2020/03/polres-ngada-korupsi-dana-desa-terciduk-mantan-kades-sekretaris-bendahara/

Pantauan media ini (13/3) TSK belum ditahan. Belum diketahui kapan execusi Penyerahan TSK dan BB yang sebelumnya sempat ditunda karena mangkir. │Tim │ Red