Corona, Gifari Pelajar Lumajang Isi Waktu Jahit Masker Untuk Sesama

Koresponden : Tofik

       
LN Focus Indonesia News│ Fadilah Akhmad Gifari adalah Siswa Kelas XI, Jurusan Multi Media, SMKN Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, mebgisi waktu selain Belajar dalam rumah, juga mencoba membuat masker bersama Ibunya yang juga seorang penjahit.

Usai penerapan instruksi Belajar dari Rumah, Fari, sapaan harian pelajar yang satu ini, setiap hari setelah mengikuti Kegiatan Belajar Mengajar secara Online, Fari mengisi waktu dengan mencoba membuat terobosan jahitan masker.

Dirangkum Koresponden Lumajang, aksi kreatif pelajar yang satu dilakukannya guna membantu kebutuhan warga di sekitarnya yang membutuhkan masker di tengah kelangkaan masker atas wabah Covid-19 Cornavirus.

Fari menuturkan, setelah menjahit masker buatannya, dia mengaploadnya di halaman media sosial guna menjawab kebutuhan warga di sekitarnya.

Fahri mengatakan bahwa hasil dari pembuatan masker nya, ternyata banyak yang berminat dan memesan untuk dikirimkan secara steril ke alamat para konsumen.

Pesanan masker buatan pelajar yang satu ini terus mengalir diminta oleh para konseumen dan cukup membantu keluarganya di tengah wabah dengan berbagai kondisi kesulitan lainnya.

Fari mengaku, pada awalnya dia memulai mengisi waktu senggang membuat masker hanya dengan modal uang saku dari kedua orang tuanya, lalu dia mencoba mendesain dan sekaligus dijahit sendiri dan hasilnya lumayan membantu keluarga.

Aksi keratif pelajar yang satu ini telah menghasilkan produksi masker keluarga sebanyak 50 masker dalam sehari.

Fari tinggal di Desa Kandang Tepus, Kecamatan Senduro, Lumajang. Dia adalah anak kedua dari 4 bersaudara, dari pasangan Santoso dan Emiliya.

Ayah Fari adalah seorang Guru dan Ibunya adalah seorang penjahit.

Belakangan ini jahitan Ibu agak sepih karena banyak konsumen menurun pasar pesanan. Namun dengan aksi kreatif Fari, justru berhasil turut menolong kebutuhan keluarga dan kebutuhan sesama di tengah wabah.


Sejak kecil, Gifari memang dikenal terampil dan ulet. Dalam usia sekolah, Fari memngambil jurusan Multi Media di SMKN Senduro.

Fari bercita-cita ingin menjadi seorang pengusaha sukses yang dapat menciptakan lapangan pekerja baru bagi sesama, khususnya bagi warga di sekitarnya*).

Tofik│Tim│Red