SMANSA Larantuka Selenggarakan Kegiatan Kerohanian

Seperti lazimnya setiap tahun sebelum mengikuti ujian akhir sekolah dan ujian akhir nasional, peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Larantuka mengikuti kegiatan kerohanian untuk menimbah kekuatan rohani dan spiritual yang menjadi bekal rohaninya.

Kegiatan keagamaan serta pendalaman iman ini dilakukan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing. Peserta didik yang beragama Islam di bawah dampingan guru agama, ibu Sitty Syahria Aspar dan Rugaya Salem serta beberapa guru lainnya mengikuti kegiatan ini di Mesjid Al Amin Weri sementara siswa-siswi yang beragama Kristen Protestan menggelar kegiatan kerohaniannya di Gereja Ebenhaezer bersama Pendeta dan guru agama Kristen, Yeremias Here dibantu oleh Petrus Charles dan ibu Filicia Lala. Sedangkan siswa yang beragama Katolik menggumuli pendalaman iman mereka di rumah Retret Sta. Maria Susteran PRR Weri. Koordinator guru Agama Katolik Ibu Mikhaela Balawanga dan beberapa guru pendamping begitu setia dan tekun mendampingi sekitar 250 an siswa siswi yang beragama Katolik. Retret ini diberikan langsung oleh Romo Nus Welan, Pr.

Kegiatan keronian keagamaan ini dikemas dalam satu tema besar yaitu MEMBENTUK INSAN YANG UNGGUL DAN BERKARAKTER DI ERA MILENIAL. Drs Yakobus Milan Betan, Kepala SMA Negeri 1 Larantuka dalam arahannya pada pertemuan bersama di ruang guru SMAN 1 Larantuka, menegaskan bahwa kegiatan pembinaan iman keagamaan ini penting dan menjadi kultur sekolah setiap tahun.

Di samping persiapan di kelas berupa kegiatan belajar mengajar, siswa juga perlu mendapatkan motivasi rohani dan spiritual untuk menjadi pegangannya dalam meraih masa depan mereka. Kegiatan kerohanian ini menjadi kesempatan indah untuk bertolak ke tempat yang dalam atau dalam istilah biblisnya Duc in altum. Siswa dilatih untuk mampu bertolak lebih ke dalam diri dan hati batinnya.

Kegiatan kerohanian ini dilaksanakan pada tanggal 31 Januari sampai dengan tanggal 02 Januari 2020. Ketua Panitia kegiatan pendampingan iman, Silvester Witi, S.Fil, merasa optimis bahwa kegiatan pendampingan diri serta pendakaman iman ini niscaya dibutuhkan oleh generasi yang hidup di era milenial ini. Ketika kita manusia mendekakatkan diri pada hal hal yang bersifat spiritual keagamaan, kita selalu optimis bahwa Allah yang kita imani itu senantiasa hadir dan berjalan bersama kita.

Syl Witin – Wakasek Humas SMA Neger 1 Larantuka.