Rabu Abu – 2

Kaka, boleh Tanya-tanya lagi ko?

Tanya soal apa lagi Kewa?

Apakah Rabu Abu itu Hari Raya Gereja juga ko Kaka?

Sonde, Kewa. Rabu Abu tidak termasuk hari raya Gereja sehingga sesuai Hukum Gereja umat Katolik tidak wajib untuk Misa, tapi Rabu Abu adalah hari Kudus yang penting untuk menandai bahwa Gereja akan memulai masa Retret Agung, yakni Pra-Paskah. Jadi, sangat baik bila kita ikut menandai diri dengan abu saat Misa untuk mengingatkan siapa diri kita dihadapan Allah.

Apakah boleh menerima abu di luar hari Rabu Abu ko Kaka?

Boleh. Untuk alasan praktis dan pastoral, ada beberapa gereja yang memberi kesempatan bagi umat untuk bisa menerima abu di hari lain sebelum Minggu Pra-Paskah I. Tapi, sebaiknya, usahakan menerima abu tepat di hari Rabu Abu agar selaras dengan maknanya.

Apakah boleh umat Katolik menerima abu melalui ibadat Rabu Abu di Gereja Protestan?

Sonde ada larangan, Kewa. Tapi, bila kita bisa hadir di Misa Katolik dan menerima abu dalam kesatuan dengan Misa itu, mengapa kita harus ke ibadat gereja lain? Ingat, Misa adalah bentuk ibadat, doa, dan penyembahan tertinggi bagi umat Katolik.

Apakah umat Non-Katolik dan yang belum dibaptis boleh terima abu juga ko Kaka?

Boleh sa, Kewa. Penerimaan abu bukan suatu bentuk Sakramen sehingga siapapun boleh menerima abu sebagai tanda pertobatan dan peringatan akan kematian kita kelak.

Apakah abu di dahi boleh dihapus setelah Misa?

Sonde ada aturan dari Gereja sejauh mana abu harus dipertahankan setelah kita menerimanya. Tapi, banyak umat membiarkan abu terhapus sendiri sebagai bentuk praktik kesalehan.

Iya e Kaka. Beta paham sekarang…

Jadi begini Kewa, kita mengenakan abu bukan untuk menyatakan kesucian kita namun untuk mengetahui bahwa kita adalah pendosa yang membutuhkan tobat dan pembaruan, Kewa.

OK Kaka…

Selamat memasuki Retret Agung e Kewa.
Kurangi kata rata orang…
Jangan curi dan rampok hak orang…
Kurangi menipu dan menindas…
Jangan memeras orang lain…
STOP tipi-tipu…
STOP pantau orang lewat WA atau FB…

Sakit Kaka…

Mandi su dan siap pi Misa
Jangan ko kawosok lagi…

Hehehehe…
Ko beta na…
Wkwkwkwkwkwk…