Kekerasan Terhadap Ketua PMKRI Kupang, Ini Seruan PMKRI Flotim

LN Focus Indonesia News – PMKRI Cabang Flores Timur resmi menyerahkan pernyataan sikap tegas kepada Kepala Kepolisian Nusa Tenggara Timur melalui Kepolisian Resort Flores Timur (27/01/2020) menyikapi dugaan perbuatan tindak pidana kekerasan oknum Anggota Polri di Kota Kupang terhadap Adrianus Oswin Goleng yang juga sebagai Ketua PMKRI Kupang.

Dikutuip redaksi media ini, PMKRI Flotim menguaraikan, terhadap polemik dugaan penganiayaan terhadap saudara Adrianus Oswind Goleng, Ketua PMKRI Cabang Kupang oleh Satlantas Polres Kupang, Brigpol Polce Adu, maka PMKRI Cabang Larantuka St. Agustinus menyatakan sikap dan tuntutan melalui Kapolres Flores Timur untuk melanjutkan surat pernyataan sikap kepada Polda NTT dan Kapolri.

Surat yang ditanda tangani Ketua Presidium PMKRI Flotim, Marselinus Atapuken dan Desidarius Sabon selaku Sekretaris Jenderal, kembali melansir kronologi penganiayaan berdasarkan press release pemukulan terhadap Ketua PMKRI Kupang  oleh Brigpol Polce Adu Cs hingga dilaporkan di Propam POLDA NTT Kupang- Minggu, 19 Januari 2020, sekitar jam 01.00 WITA .

Lebih lanjut, atas peristiwa ini PMKRI Cabang Larantuka St. Agustinus menyatakan sikap mendukung laporan perkara hukum untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Selainitu, PMKRI Flotim menuntut Propam Polda NTT segera membuktikan dan mengungkapkan secara jelas kebenaran atas kasus ini kepada seluruh masyarakat , sehingga jangan ada kesan pembenaran terhadap para pelaku.

PMKRI Flotim menuntut Polda NTT memberikan sanksi tegas kepada Brigpol Polce Adu sesuai Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2011 pasal 21 tentang Kode Etik Profesi Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2013, pasal 8 dan 9 tentang Peraturan Displin Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Melalui release terbuka PMKRI Flotim juga menuntut Polda NTT dan Oknum Brigpol Polce Adu meminta maaf kepada korban saudara Adrianus Oswind Goleng, PMKRI Kupang, PMKRI Nasional, dan kepada seluruh masyarakat NTT.

PMKRI Flores Timur juga mendesak Kapolda NTT untuk segera memberikan pendidikan karakter terhadap seluruh anggota Polri di NTT agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di wilayah NTT. (Release/Tim/Red)