Home Berita Kodim 1625 Ngada Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Rutan IIB Bajawa

Kodim 1625 Ngada Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Rutan IIB Bajawa

95
0

LN Focus Indonesia News – Dalam rangkaian kegiatan non fisik Binter Terpadu TNI Kodim 1625 Ngada Tahun 2019, Dandim 1625 Ngada, Flores, Letkol. Inf. I Made Putra Suartawan memberikan pembekalan Wawasan Kebangsaan kepada warga binaan di Aula Rumah Tahanan Kelas II B Bajawa, Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tanalodu, Kecamatan Bajawa (07/11/2019).

Hadir pada saat sosialisasi wawasan Kebangsaan, Pasiter Kodim 1625 Ngada, Pasi Intel Kodim 1625 Ngada serta semua unsur staf Rutan Kelas II B Bajawa Kabupaten Ngada.

Dikutip redaksi media ini, dalam ceramahnya Dandim Letkol. Inf. I Made Putra Suartawan menyampaikan,  bahwa keutuhan NKRI dan ideologi Pancasila terus mengalami cobaan dan rongrongan seiring perkembangan sosial kemasyarakatan dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, ideologi Pancasila menghadapi rongrongan seperti isu sara, radikalisme, narkoba dan korupsi.

Seiring kemajuan ilmu teknologi, lanjut Letkol. Inf. I Made Putra Suartawan, isyu SARA sangat mudah dihembuskan melalui media sosial, apalagi Indonesia merupakan pengguna internet terbanyak kelima di dunia.

Menurut Dandim Letkol. Inf. I Made Putra Suartawan, kegiatan radikalisme tidak hanya terfokus pada upaya kebangkitan kembali ideologi komunisme melalui gerakan PKI gaya baru, akan tetapi bisa juga berasal dari gerakan keagamaan seperti ISIS.

Dandim Letkol. Inf. I Made Putra Suartawan mengingatkan kepada hadirin tentang upaya konspirasi melemahkan bangsa Indonesia melalui peredaran narkoba yang dijalankan secara sistematis untuk merusak generasi muda tak kalah membahayakan adalah korupsi yang merusak sendi-sendi perekonomian bangsa sehingga turut melemahkan bangsa dan ideologi Pancasila.

Sebelum mengakhiri sosialisasi Wawasan Kebangsaan, Dandim juga memberikan motivasi kepada para Napi agar tidak mudah berputus asa dan selalu memiliki kemauan untuk memperbaiki diri, sehingga pada gilirannya dapat diterima lagi oleh masyarakat luas. (Pendim Ngada/Tim/Red)