Home Berita Peringati World Pharmacists Day, IAI PC Flores Timur Gelar Sosialisasi DAGUSIBU

Peringati World Pharmacists Day, IAI PC Flores Timur Gelar Sosialisasi DAGUSIBU

175
0
Apoteker Pelaksana Kegiatan World Pharmacists Day 2019 bersama Lurah Lewolere dan Kepala Sekolah SD Inpres Waibalun dan SDK Waibalun II. (Foto: Hans Hallan)

Lewolere, LARANTUKA.COM – Sabtu (12/10/2019) bertempat di Balai Sombaraja Kelurahan Lewolere, Ikatan Apoteker Indonesia Pengurus Cabang (IAI PC) Flores Timur melaksanakan kegiatan penyuluhan pengenalan obat secara dini yang diberi nama: DAGUSIBU, DAGUSIBU sendiri merupakan singkatan dari Dapatkan, Gunakan, Simpan dan Buang obat secara benar.

Ibu Opien Hadjon saat menyampaikan materi di hadapan para siswa-siswi SD. (Foto: Hans Hallan)

Pelaksanaan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Farmasi Sedunia atau World Pharmacists Day 2019 yang jatuh pada tanggal 25 September 2019. World Pharmacists Day tahun ini mengambil tema umum: “Safe and Effective Medicines for All“. Pelaksanaan kegiatan peringatan World Pharmacists Day pada tahun ini dilaksanakan secara serempak di seluruh Indonesia dengan melibatkan sekitar 2337 siswa-siswi yang tersebar di 52 Sekolah Dasar dan rencananya disiarkan langsung secara bersamaan oleh akun sosial media PC IAI setempat dan didaftarkan pada Museum Rekor Indonesia.

Suasana kegiatan World Pharmacists Day 2019 yang melibatkan 4 SD di Kelurahan Lewolere dan Waibalun di Balai Sombaraja Kel. Lewolere. (Foto: Hans Hallan)

Kegiatan pengenalan obat secara dini yang dilakukan oleh IAI PC Flores Timur ini melibatkan siswa-siswi SD kelas 5 dari 4 Sekolah Dasar yang berada di Kelurahan Waibalun dan Kelurahan Lewolere. Kegiatan ini disambut dengan antusiasme tinggi dari para kepala sekolah. Yohana Barek Kerans, S.PD, SD, kepala sekolah SDK Waibalun II mewakili kepala sekolah yang hadir, dalam sambutannya menyampaikan limpah terima kasih pada para petugas yang telah merencanakan dan melaksanakan kegiatan ini.

“Kegiatan ini adalah yang pertama kalinya dilaksanakan dengan melibatkan siswa-siswi sekolah dasar, sangat diharapkan agar kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin, tidak hanya melibatkan perwakilah dari sekolah, tetapi bisa dilaksanakan di tiap sekolah”, lanjut Yohana Barek Kerans.

Para peserta sedang asyik menirukan gerak ajakan Apoteker dalam mengenal obat sejak usia dini. (Foto: Hans Hallan)

Sosialisasi pengenalan obat sejak usia dini ini dalam pelaksanaanya dibawakan secara bergantian oleh para pemateri yang adalah para Apoteker yang saat ini aktif bertugas pada Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Flores Timur. Kegiatan ini menjadi menarik bagi para siswa dan siswa sekolah dasar lantaran pembawan materi yang ringan serta diselingi dengan nyanyian serta peragaan gerak sesuai dengan lagu yang dinyanyikan. Selain itu terdapat tanya-jawab yang aktif diikuti oleh para peserta. Di akhir kegiatan, para siswa-siswa akan dipilih berdasarkan tingkat partisipasinya menjadi Apoteker Cilik.

Selamat dan Sukses bagi Apoteker Indonesia, Semoga Pahitnya obat tidak mengurangi Manisnya senyuman di wajah kalian.(hh)