Home Berita Tuhan Memerlukannya: Perayaan Perak Imamat Pater Yustinus Genohon Tukan, SVD

Tuhan Memerlukannya: Perayaan Perak Imamat Pater Yustinus Genohon Tukan, SVD

224
0
P. Yustinus Genohon Tukan, SVD

Hokeng, LARANTUKA.COM – Yustinus Genohon Tukan, SVD, adalah seorang imam Biarawan Serikat Sabda Allah, yang namanya hampir dikenal oleh umat di seantero Indonesia karena sering mencipta lagu-lagu Gerejani dalam liturgi Gereja Katolik. Sebagai seorang komponis, Pater Yustin terkadang menghabisi waktu luangnya untuk terus berkarya menghidupi sekian banyak musik serta lagu-lagu liturgi gereja katolik.

Sebagai seorang imam SVD, Pater Yustin sadar bahwa melalui karyanya ini, misi evangeliasasi sebagaimana yang diamanatkan Yesus sang Misionaris abadi itu kini terus dihidupinya. Hanya dengan berevangelisasi melalui musik dan lagu, Pater Yustin juga yakin secara penuh dan menyeluruh bahwa dirinya kini telah berpastoral bersama semua umat, kaum kecil dan terpinggirkan maupun semua umat yang membutuhkannya. Oleh karena pergulatan refleksinya selama 25 tahun dalam imamat ini, maka yubilaris merayakan syukur itu dalam perayaan ekaristi 25 tahun imamat pada hari Senin, 16 September 2019 di Goliriang, paroki Maria Ratu Semesta Alam Hokeng.

Di lembah Hokeng permai inilah sang yubilaris mulai mengalami sentuhan serta tergerak hatinya untuk mulai menjawabi panggilan Allah itu. Setelah menamatkan sekolahnya di SMP Pancasila Boru, sekarang SMPN Boru, Pater Yustin melanjutkan pendidikan di Seminari Hokeng. Sebagai seorang komponis, pater Yustin hingga kini sudah menghasilkan sembilan ratusan lagu liturgi yang sekarang ini sering dinyanyikan dalam perayaan-perayaan liturgi gereja katolik.

Sembilan ratusan judul lagu gubahan serta arransemen Pater Yustin ini selalu biblis teologis dan sangat kontekstual seiring perkembangan jaman. Lagu-lagu Pater Yustin selalu mengumat dan sangat diminati oleh sekian banyak umat katolik.

Perayaan ekaristi 25 tahun imamat ini dimeriahkan dengan paduan suara dan koor bentukan yubilaris. Mereka tampil dengan sangat bagus karena menyanyikan lagu-lagu hasil karya sang yubilaris. Dalam refleksinya, yubilaris mengajak seluruh umat untuk selalu dan senantiasa bersyukur kepada Tuhan kapan dan di manapun berada. Syukur ini senatiasa dipanjatkan karena kasih Allah kepada umatnya itu tiada berakhir. Yubilaris juga senantiasa terinspirasi bahwa dirinya selalu dibutuhkan Tuhan. Yibilaris menyadari dalam setiap rutinitas serta karya pastoralnya bahwa Allah atau Tuhan itu senantiasa nemerlukan dia dan menjadikan dia sebagai alat dan sarana untuk keselamatan.

Pater Yustin Genohon, SVD, profisiat dan selamat memasuki usia perak imamatmu, semoga refleksi perjalanan imamatmu ini senatiasa mengilhami setiap umat manusia untuk senantiasa bersyukur kepada Allah karna kasihNya tiada batas. Hendaknya kami semua juga selalu sadar bahwa Tuhan juga selalu membutuhkan kita untuk menjadi alat dan sarana keselamatan kepada orang lain dan sesama kita. Pater Yustin, profisiat dan selamat berbahagia.(Syl Witin)