Home Serba-serbi Presentasi Akhir: Lamaholotku

Presentasi Akhir: Lamaholotku

187
0

Lamaholot adalah sebuah kebudayaan yang besar. Ia terdiri dari ragam yang masing-masing fragmen kecilnya memiliki nilai-nilai yang juga menarik untuk dikaji. Fragmen-fragmen tersebut tersebar di berbagai lewo (kampung).
Dalam proses Seniman Mengajar 2019, Flores Timur, para seniman bergerak hampir ke semua lini: komunitas/sanggar seni, masyarakat adat, sekolah, kampus, pemerintahan dan tentunya masyarakat setempat, secara khusus di Desa Bantala, Kecamatan Lewo Lema.

Sebagai seniman, kami belajar banyak hal tentang arti menghidupkan kebudayaan dari bawah, dari hal-hal yang tidak banyak dilihat, dari pengabdian kecil yang berarti sangat besar. Oleh karenanya, presentasi akhir ini, adalah sebuah persembahan untuk Lamaholot untuk gelekat lewotana (pengabdian kepada kampung halaman).

Presentasi akhir yang dilaksanakan di Desa Bantala, Kecamatan Lewolema, pada Minggu, 1 September 2019 bertempat di tiga lokasi yakni halaman Gereja Paroki Lewolema, Koko Bale Lewo Tala dan halaman Kantor Desa Bantala.

Kegiatan yang dimulai tepat pukul 09.00 WITA hingga 21.00 WITA tersebut menyajikan berbagai macam kegiatan di antaranya Live Music, launching website denyutlewotana.org, pameran video. Di samping itu, juga dilaksanakan pertunjukkan kolaborasi tari, musik, teater serta juga pertunjukkan tenun ikat. Seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan pemutaran film “Ukut raran Lewo Lema”.

Presentasi akhir dari seluruh rangkaian kegiatan Seniman Mengajar tersebut merupakan gabungan dari Seniman Mengajar 2019 Flotim serta masyarakat Lamaholot, untuk Lamaholot, untuk gelekat Lewo Tana.(hh)

Seniman Mengajar 2019 – Larantuka
(Ardi Firyasah – Muhammad Sibawaihi – Aik Vela Pratisca – Abdul Malik)