Home Berita Lakukan Inovasi, UPTD Puskesmas Oka Bentuk Posbindu Gengs Reseh Berperilaku Cerdik di...

Lakukan Inovasi, UPTD Puskesmas Oka Bentuk Posbindu Gengs Reseh Berperilaku Cerdik di SMPK Ratu Damai Waibalun

71
0
Pembentukan Posbindu Gengs Reseh di SMPK Ratu Damai Waibalun.

Dengan terjadinya Peningkatan kasus Penyakit Tidak Menular (PTM), Pemerintah telah mencanangkan ‘Gerakan Masyarakat Hidup Sehat dengan prilaku CERDIK,’ yakni Cek Kondisi Kesehatan Secara Berkala, Enyahkan Asap Rokok, Rajin Aktivitas fisik, Diet Sehat dan Seimbang, Istirahat Cukup dan Kendalikan Stres.

Masa remaja adalah masa yang sangat penting, banyak terjadi perubahan baik fisik, mental maupun sosial yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Pada perubahan fisik remaja, terjadi pertumbuhan cepat yang ditandai oleh kenaikan tinggi badan dan berat badan serta meningkatnya kapasitas organ vital tubuh. Dari data Puskesmas bahwa pelayanan Posbindu di kelurahan/desa yang sudah dilaksanakan masih sangat kurang kunjungan usia remaja. Sedangkan diketahui bahwa saat ini usia remaja sudah banyak  terpapar faktor risiko penyakit tidak menular dan dapat berdampak pada munculnya gangguan penyakit metabolik pada usia produktif dini (15-24 tahun). Sehingga perlu untuk dikenalkan sejak dini tentang intervensi upaya pencegahan dan pengendalian terjadinya faktor risiko penyakit tidak menular melalui penerapan budaya pola hidup sehat bagi remaja melalui ‘Pos Pembinaan Terpadu Remaja di Sekolah’ atau POSBINDU. Dan Remaja sebagai generasi penerus bangsa juga dituntut untuk berprilaku CERDIK.

Sehubungan dengan hal ini, puskesmas yang merupakan sentral pelayanan kesehatan dalam memberikan pelayanan preventif, promotif dan kuratif, dan sekolah sebagai sebuah komunitas dan lembaga pendidikan memegang peranan penting dalam peningkatkan kualitas pendidikan & kesehatan remaja, bekerja sama untuk pembentukan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) di SMPK Ratu Damai Waibalun. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk inovasi yang dinamai ‘Posbindu Gengs Reseh (Generasi Remaja Sehat) Berperilaku CERDIK’. Kegiatan ini akan diintegrasikan dengan Program Kesehatan Reproduksi Remaja, Promosi Kesehatan yang sudah berjalan.

Kegiatan Posbindu Gengs Reseh di SMPK Ratu Damai Waibalun

Pembentukan Posbindu di SMPK Ratu Damai Waibalun, Larantuka Flores Timur dilaksanakan pada Sabtu, 31 Agustus 2019 bertempat di aula SMPK Ratu Damai Waibalun. Dalam sambutannya, Karlinda De Rozari mewakili Kepala Sekolah mengungkapkan rasa terima kasih atas terpilihnya sekolah ini sebagai sekolah pertama di wilayah UPTD Puskesmas Oka yang menjadi tempat pembentukan Posbindu. Karlinda juga mengungkapkan bahwa kegiatan yang diadakan ini sangatlah bermanfaat untuk para siswa sehingga siswa-siswa yang dipilih dalam kegiatan ini pun diharapkan dapat menjadi contoh bagi siswa lainnya dengan menunjukkan perilaku hidup yang CERDIK.

Sementara itu Maria Ruing, Koordinator Puskesmas Pembantu Lewolere, mewakili Kepala UPTD Puskesmas Oka menyatakan bahwa pengetahuan tentang Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) tidak boleh hanya diketahui dan dilaksanakan oleh orang dewasa saja, namun harus dimulai sejak usia anak-anak dan remaja. Menurutnya, anak-anak dan remaja harus dapat memulai pola hidup sehat dengan CERDIK ini karena pola pikir anak-anak dan remaja masih sangat mudah untuk dibentuk dan diarahkan sehingga hal-hal positif yang sudah ditanamkan sejak remaja ini dapat dipegang teguh dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari di usia dewasa nantinya.

Kegiatan Posbindu Gengs Reseh di SMPK Ratu Damai Waibalun

Kegiatan ini pun dilanjutkan dengan sosialisasi, pemaparan materi oleh Penanggung Jawab Upaya Kesehatan Masyarakat UPTD Puskesmas Oka, dan diakhiri dengan pelaksanaan POSBINDU dengan sistim lima (5) meja, yakni Pendaftaran, Wawancara, Pengukuran, Pemeriksaan, Konseling dan Pemberian  Tablet Tambah Darah (TTD). Anak-anak lalu diberikan kesempatan untuk mengajukan diri sebagai tenaga kader Posbindu yang bertanggungjawab terhadap kegiatan mulai dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan di lima meja yang sudah disiapkan. Siswa juga dibekali dengan Kartu Menuju Sehat yang dapat digunakan untuk memantau perilaku dan tingkat  kesehatan yang dibedakan atas dua jenis berdasarkan jenis kelamin.

Kegiatan ini pun dihadiri oleh dokter klinik BKIA St. Anna Waibalun, Dr. Helen Tukan, Bidan Koordinator, Penanggung Jawab UKM, Program Promkes, PTM, Kesehatan Remaja UPTD Puskesmas Oka.  

Dari hasil kegiatan awal ini, para siswa pun sangat antusias dan merasa sangat bermanfaat dengan adanya kegiatan ini. Mereka mengaku senang karena mereka pun dapat menjadi kader yang ikut terlibat dalam proses ini. Rencananya kegiatan ini akan dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan didampingi oleh petugas dari UPTD Puskesmas Oka dengan diawali dengan senam bersama.