Home Berita KSR Timor PMKRI, Bupati Malaka Tawarkan Dukung Revolusi Pertanian

KSR Timor PMKRI, Bupati Malaka Tawarkan Dukung Revolusi Pertanian

383
0

LN Focus Indonesia News – Konferensi Study Regional yang digelar oleh Komisariat Daerah Regio Timor PP PMKRI Santo Thomas Aquinas Periode 2018-2020 menurunkan tema Agrowisata Dalam Warna Pembangunan Berkelanjutan Bagi Masyarakat Perbatasan.

Rangkuman Redaksi LN Focus Indonesia, kegiatan ini berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 5 Agustus hingga 8 Agustus 2019 bertempat di Aula Susteran SSPS Betun.

Rangkaian kegiatan seremoni pembukaan dibuka langsung oleh Bupati Malaka Stefanus Bria Seran, dihadiri seluruh OPD kabupaten Malaka, Asdep Kewirausahaan Pemuda Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Drs. Imam Gunawan, Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PP PMKRI Fibrisio Marbun, Ketua FORKOMA PMKRI Malaka Hendrikus Fahik, peserta KSR PMKRI Cabang Kupang, PMKRI Cabang Kefa, PMKRI Atambua, dan PMKRI Cabang Tambolaka diaula Susteran SSPS Betun pada Senin tanggal 05 Agustus 2019.

Selain menyampaikan terimakasih kepada seluruh senior alumni FORKOMA Malaka dan seluruh Cabang Komisariat Daerah Timor yang terlibat berpartisipasi mengikuti kegiatan, Komda RegioTimor PP PMKRI, Yohanes Fransiskus Naihati dalam sambutannya menegaskan PMKRI hadir menawarkan konsep Argowisata untuk keluar dari daerah kemiskinan. Selanjutnya, sub tema kegiatan diantaranya Ekonomi, budaya dan ekologi.

Lebih lanjut rangkaian Konferensi Study Regional dipaketkan dengan Dialog Publik selama sepakan dengan menurunkan tema ‘Penguatan Karakter Pemuda dan Kemandiriian Melalui Kewirausahaan’, dipandu oleh Felix Bere Nahak, S. Pt, melibatkan narasumber Deputi Bidang Kordinasi Kebudayaan Kemenko PMK, Ir. Nyoman Shuida, M. Si, Asdep Kewirausahaan Pemuda Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora RI, Drs. Imam Gunawan, MAP dan Redentus Alfredo Sani Fenat Asisten Deputi Kepemudaan Kemenko PMK.

Masih dalam rangkaian Konferensi Study Regional, diadakan juga seminar pembangunan yang menurunkan tema ‘Agrowisata dalam Warna Pembangunan Yang Berkelanjutan Bagi Masyarakat perbatasan’, dengan menghadirkan Narasumber Ketua PP PMKRI St. Thomas Aquinas, Juventus Prima Yoris Kago, Rektor Unimor Arnoldus Klau Berek, M.P.,Phd, dan ketua DPD Golkar Provinsi NTT Melky Laka Lena.

Lebih lanjut PMKRI juga mengadakan Fokus Group Discusion untuk Kajian Agrowisata NTT dan hasil kajiannya direkomendasikan kepada Pemda Provinsi NTT.

“KSR memerupakan forum kajian ilmiah bagi kader PMKRI untuk mengkaji isu isyu dan potensi daerah. Sumber daya manusia PMKRI siap berkolaborasi dengan Pemda Malaka dalam pembangunan daerah. Kita siap menjadi mitra kritis pemerintah untuk membangun daerah”, ungkap Presidium Pendidikan dan Kaderisasi PP PMKRI Fibrisio Marbun.

Lebih lanjut Ketua forum Komunikasi Alumni PMKRI Malaka, Hendrik Fahik mengungkapkan KSR merupakan implementasi tiga benang merah PMKRI, fraternitas, Intelektualitas dan spiritualitas. Sesuai tema yang diangkat, alumni berharap hasil kajian bisa direkomendasikan kepada pemerintah.

Masih dalam kesempatan yang sama, ditambahkan Juventus Prima Yoris Kago menyebutkan ada tiga aspek yang mempengaruhi keadaan kontekstual sumber daya manusia Indonesia saat ini yakni globlasisasi, digitalisasi dan problem identitas. Skil yang di butuhkan dalam menghadapi industri 4.0 yakni Information Media and Technologi Skils, Lerning and Inovation.

“Semua ideologi akan tergilas teknologi. Kita mau jadi folowers atau driver. Untuk itu agrowisata adalah pintu masuk untuk mengembangkan pertanian dalam bidang pariwisata dan kita menjadi tuan rumah di Negri sendiri”, tegas Juventus Bupati Malaka Stefanus Bria Seran dalam sambutan apresiasi penyelenggaraan kegiatan KSR di Malaka.

Stefanus Bria juga meminta PMKRI untuk mengkaji program Revolusi Pertanian Malaka sebagai rekomendasi kepada Pemda. (Tim/Red)