Home Berita Gor Oepoi NTT Mangkrak, PMII NTT Desak BPK

Gor Oepoi NTT Mangkrak, PMII NTT Desak BPK

196
0

LN Focus Indonesia News – Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PKC PMII) Bali Nusra di Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan audiensi bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan NTT, Jum’at (02/08/2019) pukul 14.30 hingga selesai.

Kehadiran PKC PMII Bali Nusra di NTT di Kantor BPK RI Perwakilan NTT diterima langsung oleh Kasubag Humas Palti Laitera, S.P

Hasnu Ibrahim selaku Mandataris PKC PMII Bali Nusra di Provinsi NTT menyampaikan tujuan kehadiran ntuk meminta Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan Negara/Daerah atas Pembangunan Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Oepoi Kupang – NTT yang dibangun pada tahun 2012.

PMII menilai hingga tanggal 31 Juli 2019 data advokasi lapangan menunjukan prestasi fisik pembangunan sarat korupsi. Release PMII, data awal dihimpung PMII, pembangunan Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Oepoi Kupang – NTT bernilai Rp 12 Milyar.

Alokasi anggaran atas pembangunan tersebut berasal dari APBN sebesar Rp. 9 Milyar dan Sharing APBD NTT Rp. 3 Milyar pungkas ” Hasnu “.

Data lain yang PMII himpun, berdasarkan penjelasan Mantan Kadispora NTT yakni dalam perjalan Pembangunan tersebut terjadinya perubahan Rancangan Anggaran Belanja ( RAB ) dari pihak internal Kadispora sendiri sebesar Rp. 36 Milyar.

Hasnu melanjutkan, karena tidak sesuai prestasi fisik pekerjaan seperti yang publik ketahui, pada tahun 2015 pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi NTT telah melakukan pemeriksaan fisik, yakni volume pekerjaan dan kualitas pekerjaan dengan meminta bantuan pihak Politeknik Negeri Kupang, hasil pemeriksaan sarat akan potensi korupsi.

PMII berpandangan, hingga hari ini sangat sedikit orang di Provinsi NTT yang bekerja jujur demi membongkar para mafia dan perampok uang negara.

PMII berharap BPK RI NTT sebagai lembaga negara bisa bermitra secara profesional dengan berbagai elemen anti korupsi dan juga organ-organ gerakan termasuk PMII dan memberikan Laporan Hasil Pemeriksaan atas pembangunan tersebut.

Sebab, tegas PMII, data yang ada dan data LHP BPK RI Perwakilan NTT akan menjadi rujukan guna meminta pertanggungjawaban Kadispora NTT dan mendesak Kejati NTT demi menetapkan tersangka atas dugaan skandal besar tersebut.

Rangkuman media ini, kehadiran aktifitas PMII NTT diterima langsung oleh Kasubag Humas Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) RI Provinsi NTT Palti Laitera, S.P

Sementara Palti Laitera, S. menyampaikan terima kasih terhadap PMII NTT yang senantiasa menjalankan fungsi control sosial demi kemajuan daerah NTT.

Terhadap penyampaian PKC PMII Bali Nusra di NTT, pihak BPK RI Perwakilan NTT menyatakan tengah mendalami persoalan ini. Pihak BPK akan melakukan konfirmasi ke Badan Keuangan Daerah terkait keberadaan aset tersebut.

Pasalnya, dalam laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan internal BPK RI NTT belum tercover  persoalan Gelanggang Olarga Remaja ( GOR ) Oepoi yang mangkrak sejak tahun 2012 tersebut.

Disebutkan, semenjak PKC PMII Bali Nusra di NTT memasukkan surat audiensi tertanggal 31 Juli 2019, petinggi Eselon III telah memberikan perintah untuk segera mengkonfirmasi pihak bertanggung jawab atas pembangunan dan mengumpulkan hasil kerugian negara/daerah.  Sumber : Puskominfo PMII NTT (Tim/Red)