Home Berita Ngada : Kembali Ditemukan Korban Meninggal Dunia, Monika Meo

Ngada : Kembali Ditemukan Korban Meninggal Dunia, Monika Meo

317
0

LN Focus Indonesia News – Polres Ngada, Flores melalui Kapolsek Golewa, Ipda Stefanus Siga merangkan pada hari ini Sabtu, tanggal 8 juni 2019 pukul 07.15 wita bertempat di Desa Were 1, Kecamatan Golewa ditemukan sosok mayat.

Dikutip redaksi media ini (09/06/2019) berdasarkan data pihak Polsek Golewa Ngada diketahui  identitas korban bernama Monika Meo, perempuan, usia 59 tahun, Agama Katolik. Korban berprofesi Tani dengan alamat Woewali, Desa Were 1.  

Diterangkan kronologis kejadian sebagai berikut, pada Hari Sabtu, tanggal 8 juni 2019 sekitar pukul 09.00 wita, saksi atas nama Aleksander Baku, laki-laki  (42 thn), asal Woewali, Were 1, menemukan sosok mayat seorang perempuan.

Dikisahkan, Saksi berangkat dari rumahnya menuju ke rumah korban yang berjarak tidak jauh dari rumah korban untuk melihat korban yang adalah saudarinya karena sudah sekitar 1 minggu korban tidak pernah datang ke rumah saksi.

Setelah Saksi tiba di rumah korban, Saksi melihat pintu rumah dan jendela rumah korban dalam keadaan terbuka. Berikutnya Saksi masuk kedalam rumah sambil memanggil nama korban, namun tidak ada jawaban dari dalam rumah, karena korban tinggal sendiri di dalam rumahnya.

Saksi menemukan korban di dapur dalam keadaan sudah meninggal dengan posisi duduk telungkup ke bawah tungku api.

Melihat kejadian tersebut, Saksi langsung keluar dan memanggil masyarakat sekitarnya untuk menyampaikan kejadian tersebut. Atas kejadian tersebut pihak Pemerintah Desa setempat langsung menyampaikan via telepon ke Polsek Golewa.

Berdasarkan penggalian data lapangan oleh pihak Kepolisian, diketahui korban selama hidupnya memgalami keterbelakangan mental. Korban tinggal sendiri di rumah kejadian atau TKP. Terakhir korban berkomunikasi dan bertemu dengan saudara kandungnya pada hari Minggu tanggal 2 juni 2019.

Berdasarkan keterangan keluarga korban, korban tidak mempunyai suami. Atas peristiwa ini, pihak keluarga menyampaikan menerima kejadian sebagai kehendak Yang Maha Kuasa dan pihak keluarga meminta pihak Kepolisian untuk tidak menindaklanjuti proses hukum. (Tim/Red)