Home Berita Kawula Muda Kota Kupang Inisiasi Pangkas Rambut Online

Kawula Muda Kota Kupang Inisiasi Pangkas Rambut Online

216
0

LN Focus Indonesia News – Teroboson baru dilakukan oleh anak-anak muda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur dengan menyiapkan jasa pangkas rambut online. Terobosan jasa online ini dibawah naungan Komunitas Talepo.

Dikutip redaksi media ini (05/06/2019), pasalnya jasa pangkas rambut online ini memakai sistem dilevery. Menjemput bola, jika ada yang membutuhkan jasa pangkas rambut namun sibuk dan malas ke tempat pangkas rambut maka bisa langsung menghubungi via Sms, Telpon, WA, Facebook, Instagram dan media komunikasi lainnya.

Rangkuman redaksi, Komunitas Talepo adalah Komunitas yang bergerak untuk membangun jiwa wirausaha, mendampingi usaha orang muda dan juga gerakan literasi. Sudah banyak yang menjadi unit usaha dari komunitas talepo yakni jasa pangkas rambut offline, jasa design art, jasa rental mobil, jasa pembuatan website dan mengelolanya, jasa distribusi ikan kering dan ikan panggang, serta unit usaha lainnya.

Talepo Cuts adalah nama brandnya yang akan beroperasi sejak tanggal 6 Juni 2019 ini setelah dilakukan Soft Launching tadi malam bersama semua suportingnya.

“Kita buka Talepo Cuts Online untuk membantu orang yang sibuk dikantor, di rumah maupun dimana saja mereka butuh kami akan pergi. Tarif yang kami patok juga hampir sama seperti di tempat pangkas rambut umumnya yakni Rp. 25.000 sekali pangkas. Lalu ada ongkos jalan yaitu 5.000/2 Km jaraknya. Semoga bisa membantu masyarakat Kota Kupang,” ungkap Menager Talepo Cuts, Jeanete Ayu Huru.  

“Kami akan terus bergerak mengusahakan membangun jiwa-jiwa wirausaha anak muda. Dengan pengalaman yang baik, kami akan menjaring dan memotivasi anak muda untuk berwirausaha baik secara personal maupun kelompok. Ruang-ruang belajar kami usahakan untuk selalu ada bagi kawan-kawan mahasiswa dan pemuda-pemuda di Kota maupun di desa. Kami akan kerja sama dengan tempat pangkas rambut diKota Kupang yang sekaligus bisa membantu mereka menaikan ratingnya”, tambah Ketua Komunitas Talepo, Christo Kolimo. (Tim/Red)