Home Berita Warga Boba Golewa Selatan Ngada Temukan Mayat Pria Tua

Warga Boba Golewa Selatan Ngada Temukan Mayat Pria Tua

254
0

LN Focus Indonesia News – Polres Ngada, Flores-NTT melalui Kapolsek Golewa, Ipda Stefanus Siga menyampaikan telah ditemukan sesosok mayat laki-laki (23/04/2019) sekitar pukul 20.30 wita, di Kebun Ulu Nua Desa Boba, Golewa Selatan dengan identitas Paulus Rasi Pajo, laki-laki, usia 70 tahun, Petani, Agama Katolik, alamat Desa Boba, Golewa Selatan, Ngada.

Berdasarkan data Kepolisian Polsek Golewa Ngada, menurut keterangan saksi mata warga Boba, Petrus Holo Fernandes (63 thn) Hari Selasa 23 April 2019 sekitar pukul 08.00 wita saksi berangkat dari rumahnya menuju kebun yang terletak di Ulu Nua. Pada pukul 15.30 wita Saksi berjalan lagi dari kebunnya menuju ke sebuah lokasi lain dengan jarak sekitar 300 meter guna mengiris tuak putih.

Saksi melewati kebun milik korban lalu saksi melihat dari pinggir jalan setapak ada sosok manusia dalam keadaan tanpa baju, hanya mengenakan celana pendek warna biru dengan posisi tubuh tengadah keatas dengan wajah berpaling ke kiri dan saksi juga melihat ada sebuah jirigen warna putih yang biasa digunakan korban untuk menyimpan moke berukuran 5 liter yang terikat pada lengan bagian kanan. Atas kejadian tersebut saksi langsung berlari ke kampung Boba dengan jarak sekitar 1,5 km. Saksi menyampaikan kejadian kepada keluarga, masyarakat dan pemerintah setempat .

Berikutnya menurut Saksi lain yang mempunyai hubungan keluarga dengan korban, diungkapkan selama ini korban tinggal sendiri di kebun. Korban menafkahi hidupnya dengan menjual moke putih maupun moke arak dan korban juga jarang datang ke kampung atau mengunjungi keluarganya. Korban memiliki kebiasaan minum minuman keras (miras) dan tidak terkontrol oleh keluarga karena korban selama hidupnya selalu sendiri. Korban juga tidak memiliki istri dan anak.

Menurut Saksi keluarga, korban selama hidupnya tidak pernah bergabung dengan orang lain karena korban memilih tinggal di kebun. Korban juga tidak pernah bermasalah, baik dengan keluarga maupun dengan orang lain disekitarnya.

Atas kejadian ini, tindakan Kepolisian Sektor Golewa sudah dilakukan sesuai prosedur dan bersama warga melakukan evakuasi korban. Berdasarkan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi dan masyarakat di tempat kejadian perkara, korban terindikasi jatuh dari pohon enau (pohon moke) dengan ketinggian sekitar 30 meter.

Polisi menemukan Tangga Bambu pemanjat pohon enau yang patah, ditemukan 2 meter dari tempat korban berada. Dugaan sementara korban meninggal dikarenakan menaiki pohon moke menggunakan tangga bambu dan terjatuh karena tangga patah.

Kapolsek Golewa, Ipda Stefanus Siga menerangkan terhadap peristiwa ini pihak keluarga korban menolak jenazah korban diotopsi. Pihak keluarga juga minta Kepolisian tidak memproses hukum dan keluarga mengajukan surat pernyataan menolak diproses hukum. (Tim/Red)