Home Berita Video Amatir Kondisi Jalan Resiko Tinggi Dalam Wilayah Kabupaten Ende

Video Amatir Kondisi Jalan Resiko Tinggi Dalam Wilayah Kabupaten Ende

206
0

LN Focus Indonesia News – Pengentasan masalah infrastruktur, akses jalan Desa dan Kecamatan dalam wilayah Pulau Flores masih menjadi pekerjaan rumah terdepan bagi daerah-daerah di dalam Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Rangkuman Redaksi LN Focus Indonesia News, di wilayah Kabupaten Ende Pulau Flores misalnya, Pemerintah Daerah mendapat kado serius video ketertinggalan pemajuan pembanggunan sektor infrastrutur jalan, secara khusus Kecamatan Detukeli, Lio Utara.

Tayangan video amatir dalam berita ini adalah pemandangan jalan utama dari Ibu Kota Kecamatan Detukeli di Kampung Watunggere Marilonga menuju Kampung Nida Nuamuri, Desa Watunggere dan juga Desa Nida.

Kondisi jalan masih sangat memprihatinkan, Jka musim hujan tiba, para pengguna jalan bersiap-siap berjibaku sepanjang perjalanan yang masih didominasi jalanan tanah sangat licin, jalan berlubang serta berbagai resiko lainnya akibat kondisi jalan masih jauh dari kelayakan pakai.

Tidak hanya ruas jalan Nida menuju Ibu Kota Kecamatan, nasib yang sama juga dialami sejumlah Desa lain di wilayah Detukeli. Ruas jalan dari Ibu Kota Kecamatan menuju Kampung Megalitikum Kanganara juga mirip serupa.

Pantauan lapangan LN Focus Indonesia News, meski demikian, beberapa titik akses jalan dalam wilayah Kecamatan Detukeli Kabupaten Ende perlahan nampak pembenahan bertahab dan mulai membaik.

Ruas jalan menuju Desa Nggesa misanya, sebelumnya sangat memprihatinkan, penuh dengan ancaman keselamatan nyawa, saat ini sudah mulai dikerjakan bertahab.

Selain masalah infrastruktur jalan, Kecamatan Detukeli juga menderita mimpi buruk klasik, masalah penerangan listrik hingga tahun 2019 belum terpasok listrik PLN ke wilayah yang dihuni belasan Desa didalamnya.

Rangkuman lain media ini, liputan infrastrukktur jalan di sejumlah Kabupaten dalam Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur, nasib yang sama juga terjadi di sejumlah kabupaten lain dengan masing-masing scala.

Di Kabupaten Ngada, Sikka, Nagekeo dan daerah lainnya, juga tidak kalah tersisah catatan-catatan serius permasalahan pemenuhan infrastruktur, akses jalan Desa dan Kecamatan menunggu program pengentasan. (Tim/Red)