Home Berita Tidak Tempel Salinan C1 Pemilu, PPS Dijerat Kurungan 1 Tahun

Tidak Tempel Salinan C1 Pemilu, PPS Dijerat Kurungan 1 Tahun

1363
0

LN Focus Indonesia News – Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 391 secara tegas menginstruksikan PPS wajib mengumumkan Salinan Sertifikat Hasil Perhitungan Suara seluruh TPS di wilayah kerja dengan cara menempelkan salinan tersebut di tempat umum dalam hal ini papan pengumuman Desa dan Kelurahan.

Sebelumnya diberitakan KPUD Ngada dan Bawaslu Instruksikan Segera Tempel C1 di Seluruh Kantor Desa dan Kelurahan.

Baca : https://larantuka.com/2019/04/kpud-ngada-dan-bawaslu-instruksikan-segera-tempel-c1-di-seluruh-kantor-desa-dan-kelurahan/

“Undang-Undang Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 Pasal 391 secara tegas menginstruksikan PPS wajib mengumumkan Salinan Sertifikat Hasil Perhitungan Suara seluruh TPS di wilayah kerja dengan cara menempelkan salinan tersebut di tempat umum dalam hal ini papan pengumuman Desa dan Keluarahan”, tegas Ketua KPUD Ngada, Stanislaus Neke.

Hal senada ditegaskan juga oleh Ketua Bawaslu Ngada, Bastian Fernandez.

“Apabila PPS tidak melakukan Instruksi Undang-Undang maka tanpa kompromi dikenakan Pasal Pidana yakni Pasal 508 yang berbunyi “Setiap Anggota PPS yang tidak mengumumkan salinan sertifikat hasil perhitungan suara dari seluruh TPS di setiap wilayah kerjanya atau sebagaimana dimaksud dalam Pasal 391, dikenai Pidana kurungan 1 tahun dan denda Rp 12 juta’, tegas Ketua Bawaslu Ngada, Bastian Fernandez.  (Tim/Red)