Home Serba-serbi Soft opening Festival Bale Nagi 2019, Bupati Anton: Pariwisata Memperkuat Jati Diri...

Soft opening Festival Bale Nagi 2019, Bupati Anton: Pariwisata Memperkuat Jati Diri Sebagai Orang Flores Timur.

392
0
Salah satu atraksi pada soft opening FBN 2019

Bupati Flores Timur, Antonius H. Gege Hadjon mengungkapkan hal itu dalam acara soft opening Festival Bale Nagi (FBN) 2019 di Pantai Oa, Desa Pantai Oa, Kecamatan Wulanggitang, Sabtu (06/04/2019). Menurutnya, FBN 2019 digelar dalam rangka menunjang dan mendukung potensi wisata religi yang sudah lebih dahulu dikenal oleh wisatawan yakni Prosesi Jumad Agung atau Semana Santa sehingga wisatawan dapat menambah waktu tinggalnya di Larantuka dengan menyaksikan atraksi-atraksi seni budaya dan seni serta mengunjungi potensi-potensi wisata alam yang ada di Flores Timur umumnya. Oleh karena itu, lanjutnya, pariwisata juga harus memberikan dampak ikutan terhadap kehidupan perekonomian masyarakat. Bupati Anton juga menekankan bahwa ketika sebuah obyek wisata sudah dikenal, tentunya akan ada banyak wisatawan mengunjunginya, namun pariwisata kemudian tidak boleh membawa dampak negatif kepada masyarakat setempat. Justru, dengan adanya pariwisata, jati diri kita sebagai orang Flores Timur harus tetap kuat ditunjukkan. Bupati Anton pada kesempatan itu juga mengajak anak-anak muda untuk berupaya memajukan potensi wisata yang ada di setiap desanya agar mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Flores Timur, Apolonia Corebima, dalam laporan kepanitiannya mengungkapkan bahwa banyak wisatawan dan peziarah hanya berkunjung ke Flores Timur pada saat Prosesi Semana Santa saja dan hanya menghabiskan waktu yang singkat. Hal ini terjadi karena tidak ada event-event pariwisata yang digelar pada seputaran Prosesi Semana Santa. Dengan demikian, lanjutnya, FBN 2019 ini bertujuan untuk memperlama waktu tinggal wisatawan dan peziarah saat Prosesi Semana Santa berlangsung. FBN 2019 sendiri terdiri dari berbagai event menarik baik yang bersifat pameran di antaranya Pameran Tenun Ikat di Lamahowong dan Lohayong di Solor, Pameran Pendidikan Tinggi dan Tenun Ikat di Taman Kota Felix Fernandez, Festival Nelayan di Waibalun, dan kunjungan ke obyek wisata yang bersifat kapan saja atau open date ke gunung Lewotobi, Danau Asmara dan Bukit Lamanabi dan Mekko, Witihama dan lainnya. Apolonia melanjutkan bahwa dengan semangat gelekat lewo gewayan tana, FBN 2019 juga mengajak kaum diaspora Flores Timur di mana saja untuk pulang dan bale Nagi untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan di Flores Timur.

Apolonia menambahkan bahwa dalam tahun ini akan ada dua festival lain yang akan digelar di Flores Timur, yakni Festival Nubun Tawa yang akan mencakup lebih banyak kecamatan di Flores Timur daratan seperti Tanjung Bunga, Lewolema, Ile Mandiri, dan Demon Pagong, serta Festival Nusa Tadon Adonara yang akan berpusat di Adonara. Soft opening FBN 2019 sendiri, lanjutnya, digelar selama dua hari (06 dan 07 April 2019) di Pantai Oa dan Pantai Rako berisi atraksi-atraksi budaya, seni dan kegiatan lainnya yang menarik.

Soft opening FBN 2019 dihadiri juga Wakil Bupati, Agustinus Boli, Sekretaris Daerah, Paulus Igo Geroda, pimpinan-pimpinan OPD, para camat, kepala-kepala desa dan pimpinan lembaga pendidikan di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, serta masyarakat umum dari dua kecamatan.

Dari pengamatan pariwisata.florestimur.go.id, animo masyarakat begitu tinggi terhadap kegiatan ini, terbukti dengan kehadiran masyarakat yang begitu banyak untuk menyaksikan dan juga berpartisipasi dalam setiap mata acara. Atraksi demi atraksi seni dan budaya bergiliran mengisi panggung FBN 2019. Meski acara berlangsung hingga sore dan petang hari, antusias masyarakat tak pernah surut meninggalkan Pantai Oa.

Besok, Minggu (07/08/2019) kegiatan Soft opening FBN 2019 akan berpindah ke Pantai Rako, di Desa Hewa yang hanya berjarak lima menit perjalanan dari Pantai Oa. Acara di Pantai Rako lebih banyak bersifat fun dan santai seperti acara here missal, bola kaki dan voly pantai, dan yang tak kalah menariknya akan adanya aktifitas surfing dari peselancar profesional serta launching dan minum 1001 cup Kopi Leworook. Kegiatannya sendiri akan dibuka dengan perayaan misa di Pantai Rako dengan koor dari SMAK San Dominggo Hokeng.

Jadi, jangan lewatkan meriahnya atraksi dan hiburan di Pantai Rako besok.