Home Berita Sekjen PSI Juli Antony Tegaskan Lawan Intoleransi Dan Korupsi Yang Sudah Akut

Sekjen PSI Juli Antony Tegaskan Lawan Intoleransi Dan Korupsi Yang Sudah Akut

247
0

Focus Indonesia News – Hadir sebagai salah satu nara sumber didampingi nara sumber Pengamat Politik Lokal, Simson Jacob, dalam dialog publik dengan tema “Pemuda NTT Mendukung Jokowi’ (20/03/2019) di Hotel Olive-Kayu Putih, Kupang, Sekjen DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antony menegaskan pendiriannya melawan Intoleransi dan Korupsi yang sudah akut di bangsa ini.

Diterima Redaksi media ini (21/03/2019) sumber Press Release Panitia kegiatan menerangkan, dialog interaktif yang juga menghadirkan Sekjen DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antony ini diselenggarakan oleh Komunitas Katong Jokowi yang disingkat “KaKaJo.

Komunitas KaKaJo lahir dari komitmen yang tulus dan kepercayaan bahwa Jokowi akan mampu menjadi Presiden yang peduli pada kebutuhan rakyat dan membangun Indonesia secara merata dari infrastruktur sampai kualitas hidup manusia (SDM), untuk terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian gotong royong.

Secara khusus, Komunitas KaKaJo hendak memastikan bahwa politik seperti apapun, tetap memiliki komitmen bahwa persatuan bangsa yang didasarkan pada keberagaman suku, agama, ras dan antar golongan, tidak boleh dipakai oleh kekuatan apapun dengan cara apapun yang dapat menghasut dan membangkitkan sentimen SARA untuk menimbulkan kebencian.

Kakajo berkomitmen untuk menjaga Nusa Tenggara Timur, secara khusus agar Pemilu dapat berjalan lancar dan memastikan kehidupan Demokrasi tetap berlangsung.

Dalam kesempatan ini Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antony menegaskan Intoleransi dan Korupsi yang sudah akut dibangsa ini harus menjadi focus perlawanan bersama. Politik yang baik, tambah Raja Juli Antony, adalah politik yan berani melawan tirani korupsi yang mengakar.

Ditegaskan, Pemuda adalah target PSI untuk menyadarkan pentingnya partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 ini. Kenapa harus memilih Jokowi? Karena Jokowi Orang biasa, tegasnya.

Diuraikan, Jokowi merintis karier politik dari bawah. Politik Jalan Mendaki. Itulah Jokowi. Dari Tukang kayu sampai Presiden Indonesia. Seluruh hidup diberikan untuk membangun Indonesia. Semua pelosok dijamahnya. Jokowi tidak tebang pilih dalam kasus Korupsi dan Intoleransi.

Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antony menghimbau anak muda harus belajar dari Jokowi.

“Memang realita politik sekarang tidak enak. Motivasi memilih jadi pragmatis. Tapi percayalah bahwa Indonesia ini akan jadi baik karena pemuda-pemudi mau terlibat dan berpartisipasi aktif. Jangan sampai Defisit orang baik dalam Demokrasi”, tegas Sekjen DPP PSI, Raja Juli Antony

Sementara menurut Simson Jacob, Pemilu 2019 adalah ajang menyelamatkan dan atau mencelakakan Indonesia. Jadi anggaplah anda adalah penentu saat Pemilu. Perolehan suara antara kedua calon adalah 50/50, dan pemilih termasuk kawula muda adalah penentu kemenangan. Sehingga harus ikut aktif dalam Pemilu. Pilihlah orang baik, Presiden maupun Caleg. (Tim/Red)