Home Berita Polri – TNI Golewa Ngada Gelar Pasukan Mantap Brata Pemilu

Polri – TNI Golewa Ngada Gelar Pasukan Mantap Brata Pemilu

151
0

Focus Indonesia News – Polsek Golewa Kabupaten Ngada, Flores gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Turangga 2019 dalam rangka Pengamanan Pemilu Tahun 2019 di wilayah hukum Polsek Golewa (23/03/2019) bertempat di Lapangan Apel Kantor Camat Golewa sekitar pkl. 8.00 wita.

Rangkuman redaksi media ini, gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Turangga 2019 wilayah Hukum Golewa dilakukan dengan tema Tingkatkan Sinegritas TNI-Polri Bersama Komponen Bangsa Guna Mewujudkan Kamdagri Yang Kondusif.

Pantauan wartawan pada saat upacara, bertindak selaku Inspektur Upacara, Kapolsek Golewa Ipda Stefanus Siga, bersama Komandan Upacra Brigpol Arnold l. Wio, Perwira Upacara Aipda Yoseph Jogo, melibatkan peserta upacara satu pleton Sat.Pol.PP Kecamatan Golewa,  para Pegawai Camat, Kepala Desa se Kecamatan Golewa, barisan PPK dan Paswascam Golewa. Selainitu hadir juga Camat Golewa, Kanisius Logo, Bhabinsa Golewa dan para tokoh masyarakat.

Kutipan redaksi berita (23/03/2019) dalam gelar upacara ini Kapolsek Golewa Ipda Stefanus Siga membacakan sambutan Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM. Menkopolhukam mengajak seluruh stakeholder untuk mengenali, menemukan dan menetralisir hambatan-hambatan yang akan menjadi ganjalan pada pelaksanaan Pemilu 2019.

Menkopolhukam juga menghimbau kepada seluruh Anggota TNI dan Polri agar mempedomani seluruh prosedur tetap yang berlaku sehingga tindakan-tindakan yang dilakukan senantiasa terukur seusai aturan TNI-Polri. Ditekankan juga sinergitas TNI-Polri dengan pihak Penyelenggara Pemilu dan seluruh komponen masyarakat agar setiap permasalahan yang muncul di lapangan dapat dihadapi, dikoordinasikan dan dipecahkan bersama.

Berikut sejumlah hal penting yang ditekankan Menkopolhukam, diantaranya pemahaman tugas pengamanan Pemilu 2019 sebagai kehormatan dan kebanggan yang sangat tinggi nilainya dan menjadi amal ibadah bagi prajurit TNI-Polri, selanjutnya seluruh prajurit TNI-Polri harus mampu mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi sehingga tidak mudah terprovokasi dangan isu-isu hoax yang beredar dan menimbulkan keresahan.

Menkopolhukam juga menekankan segera kenali, cari, temukan dan atasi serta netralisir potensi kerawanan agar tidak tidak berkembang dan mengganggu penyelenggaraan pemilu serentak tahun 2019 4. Tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku kepada pihak-pihak yang mencoba mengganggu kelancaran pemilu serentak 2019. Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus ikut serta menenangkan masyarakat agar tidak resah dengan menyebarkan berita hoax serta menguatnya isu politik identitas yang dapat menggerus disintegritas bangsa.

Lakukan inventarisir dan berkoordinasi dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda serta tokoh masyarakat sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilih mereka dengan sejuk dan aman. (Tim/Red)