Home Berita Ngada : Korban Bambu Palang Bheto Keli Sepakat Damai Bersyarat

Ngada : Korban Bambu Palang Bheto Keli Sepakat Damai Bersyarat

407
0

Focus Indonesia News – Korban kejahatan Bambu Palang yang dilakukan sekelompok anak muda, salah satu pelaku diantaranya masih berusia dibawah umur, Pelajar SMA, menyatakan sikap menerima penyelesaian damai dengan para pelaku dengan syarat para pelaku mengganti kerugian dan juga tanda tangan bermeterai berjanji tidak mengulangi perbuatan karena berpotensi mengancam keselamatan para pengguna jalan raya.

Kepastian perkembangan penanganan dan informasi ini diterima langsung redaksi media ini (22/03/2019) melalui keterangan pesan singkat pihak Kepolisian, Kapolsek Golewa Kabupaten Ngada, Flores-NTT, Ipda. Stefanus Siga.

“Terkait kasus Bheto Keli, korban mau selesaikan damai dan minta ganti kerugian. Dan salah satu pelaku juga di bawah umur, wajib Polri lakukan diversi. Karena ancaman hukuman di bawah 7 tahun, pihak Polsek wajib lakukan diversi. Dan korban juga tidak mau lanjut kasusnya, korbam minta ganti kerugian dari kerusakannya. Trimakasih”, ungkap Kapolsek Golewa, Ipda. Stefanus Siga.

Ditambahkan, selanjutnya para pelaku membuat pernyataan tertulis bermeterai, janji tidak mengulangi tabiat dan perbuatan mereka.

Dikabarkan sebelumnya, Polres Ngada, Flores melalui Polsek Golewa, berhasil mengungkap kejahatan berupa kekerasan dengan sasaran para pengguna jalan raya (19/03/2019). Kali ini tempat kejadian di ruas jalan negara antara Kelurahan Mataloko dan Desa Sobo, persisnya wilayah Bheto Keli atau Kawasan Hutan Bambu yang letaknya terpisah dari  wilayah perkampungan warga.

Baca juga : https://larantuka.com/2019/03/tkp-bheto-keli-ngada-para-pelaku-teguk-miras-palang-bambu-rusaki-kendaraan/

Rangkuman redaksi media ini, sumber materi Pers Polsek Golewa, Kapolsek  Ipda. Stefanus Siga (19/03/2019) diterangkan korban atas peristiwa ini adalah warga asal Mangulewa, Kecamatan Golewa Barat, Kabupaten Ngada, Stefano Mariano Polu.

Keterangan foto : salah satu Pelaku saat penangkapan oleh Tim Polsek Golewa, Ngada-Flores. (Tim/Red)