Home Berita Harapan Muncul Saat Matahari Terbit

Harapan Muncul Saat Matahari Terbit

326
0
Yosefina Nebo Kerans, ST, Caleg PDIP Dapil I Larantuka Nomor Urut 3

Larantuka.com – Larantuka, Minggu (10-03-2019) bertempat di ‘Halaman Besar’ Kelurahan Lewolere berlangsung kampanye dialogis yang dilaksanakan oleh salah satu calon legislatif dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yaitu Yosefina Nebo Kerans, ST. Beliau adalah calon legislatif untuk daerah pemilihan I Larantuka dengan nomor urut 3.

Kampanye yang dimotori Pengurus Anak Ranting Kelurahan Lewolere – Francisko Kleden dan Banda Larantukan – dengan menggandeng serta kaum muda tersebut mendapat sambutan serta dukungan positif dari berbagai elemen masyarakat yang hadir.

Hadir pada kampanye dialogis kali ini antara lain Ketua DPC PDIP, Anton Gege Hadjon, ST yang juga adalah Bupati Kabupaten Flores Timur, Ketua PAC PDIP, Emil Diaz beserta para Caleg lain dari PDIP yaitu Herman Vicky Bethan dan Fransiskus Padji Tukan. Tidak ketinggalan John Ricardo, calon anggota legislatif Tingkat I yang juga dari PDIP.

Siku Tukan, Anggota Panwas saat menjawab pertanyaan Ketua DPC Terkait Boleh tidaknya Bupati berkampanye di hari Libur

Kampanye yang dipandu oleh Yosep Kromen tersebut diawali oleh sambutan yang disampaikan oleh ketua Koalisi, Lorens Tokan. Dalam pemaparannya, beliau menceritakan pengalamannya saat pertama kali bertemu dengan Fin Kerans – sapaan Caleg dengan nomor urut 3 ini – saat Jambore Nasional di Cibubur. “Pada saat itu Nona Fin Kerans berani tampil untuk mewakili Propinsi NTT untuk berbicara di Gedung DPR-RI. Ini menunjukkan bahwa Nona Fin memiliki kemampuan yang mumpuni sehingga dipercaya”, lanjut Lorens Tokan.

Di akhir sambutannya, Lorens Tokan mengatakan bahwa sudah waktunya tongkat estafet kepemimpinan diserahkan kepada orang-orang muda. “Saat ini adalah waktunya bagi orang muda untuk memimpin, karena setiap orang ada waktunya dan di setiap waktu ada orangnya”, tutup Lorens Tokan.

Sementara itu Yosefina Nebo Kerans, ST dalam orasi politiknya yang disampaikan di hadapan simpatisan dan warga masyarakat yang hadir meminta dukungan serta memberikan kesempatan bagi orang muda untuk menjadi wakil sebagai anggota Legislatif. “Sudah saatnya warga masyarakat Kelurahan Lewolere mempunyai seorang wakil dalam memperjuangkan dan mengawal aspirasinya”, demikian Fin Kernas dalam orasi politiknya. “Bahwa harapan itu muncul di saat Matahari Terbit dan bukannya saat Matahari Terbenam. Demikian juga akan harapan untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat Lewolere. Kekuatan muda yang baru bertumbuh dan bertunas akan membangkitkan secercah harapan”, lanjut Fin Kerans.

Yosefina Nebo Kerans, ST, Caleg PDIP Dapil I Larantuka Nomor Urut 3

Pada kesempatan yang sama, Herman Vicky Bethan dan Fransiskus Padji Tukan dalam orasi politiknya menantang sekaligus mengajak warga masyarakat Kelurahan Lewolere untuk dapat memenangkan Fin Kerans.

“Apakah bapa ibu sekalian bisa memenangkan Ibu Fin Kerans? Jangan sampai suara saya lebih banyak di Kelurahan Lewolere”, tantang Frano, sapaan akrab Fransiskus Padji Tukan.

Yosefina Nebo Kerans, ST bersama ketua Koalisi, Lorens Tokan dan Ketua DPC PDIP, Anton Hadjon, ST

Di kesempatan lain, John Ricardo yang merupakan alumni PMKRI menyampaikan pesan dari para senior untuk dapat memberikan suara dalam memenangkan Fin Kerans pada perhelatan pesta Demokrasi kali ini. “Saya ingin menyampaikan pesan dari para senior saya bahwa Ibu Fin Kerans tidak perlu diragukan lagi kemampuan dan kapabilitasnya. Baliau sangat mumpuni dan karena itu jangan ragu untuk memilih beliau pada 17 April nanti.” Tutup John Ricardo.

Dihubungi terpisah, Emil Diaz yang juga adalah ketua PAC PDIP menyambut positif kampanye dialogis dengan menghadirkan semua caleg dari PDIP. Beliau juga menekankan bahwa tidak ada saling sikut antara para caleg, melainkan saling dukung demi kemenangan Partai.

Emil Diaz, Ketua PAC PDIP saat memberikan dukungan bagi Yosefina Nebo Kerans, ST

Di akhir acara, kembali Yosep Kromen menegaskan bahwa angka 3 adalah angkat keramat. “Waktu kecil saat ayah saya mengajak ke laut kemudian beramai-ramai menarik perahu ke laut dalam hitungan ketiga baru semua orang bergerak. Demikian juga saat diadakan perlombaan. Semua akan dimulai pada hitugan ketiga. Karena itu, masyarakat Kelurahan Lewolere, tidak perlu ragu lagi untuk mencoblos Nomor 3 saat Pemilu nanti.” Tutup Yosep Kromen mengakhiri seluruh rangkaian acara. (hh)