Home Berita Wulanggitang Siap Jadi Tuan Rumah Pembukaan Festival Bale Nagi 2019

Wulanggitang Siap Jadi Tuan Rumah Pembukaan Festival Bale Nagi 2019

1324
0
Kadis Disparbud Flotim, Apolonia Corebima (tengah) didampingi Kades Pantai Oa, Damianus Magu (kiri), dan Camat Wulanggitang, Wilhelmus Bajo (kanan).

Setelah sukses menggelar Festival Nubun Tawa 2018 silam, tahun 2019 ini Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Flores Timur akan menggelar tiga (3) festival yakni Festival Bale Nagi dan Festival Nubun Tawa yang diadakan di daratan Flores, dan Festival Koli Baran yang akan dilaksanakan di Pulau Adonara. Festival Bale Nagi (FBN) sendiri akan berisi rangkaian kegiatan festival di beberapa tempat dan juga kunjungan ke obyek wisata religi dan alam yang bersifat open date. Rangkaian kegiatan Festival Bale Nagi 2019 akan dibuka di Pantai Oa, Desa Pantai Oa tanggal 06 April 2019 dengan menampilkan berbagai atraksi budaya dan seni dari desa-desa di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura, serta kegiatan Pesta Ombak di Pantai Rako tanggal 07 April 2019 dengan menampilkan kegiatan surfing, olahraga pantai dan pesta layang-layang.

Guna menyukseskan kegiatan Pembukaan FBN 2019 ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten (Disparbud) Flores Timur, Apolonia Corebima, didampingi Sekretaris Disparbud, Katarina M. Riberu, Kepala Bidang Promosi dan Pengembangan Wisata, Mathilde Wungubelen, Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja Sama, Silvester Kabelen, menggelar rapat koordinasi bersama Camat Wulanggitang, Wilhelmus Lejo Bajo dan Kepala Desa Pantai Oa, Damianus Magu yang dihadiri juga oleh kepala-kepala desa dari dua kecamatan tersebut, pegiat pariwisata, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), Asosiasi Travel Agent (ASITA), dan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Cabang Flores Timur, serta finalis Oa Pariwisata Flores Timur, Sabtu (16/02/2019) bertempat di Balai Desa Pantai Oa.

Dalam arahannya, Kadis Disparbud menyampaikan beberapa hal penting dan bersifat teknis serta mengharapkan partisipasi yang aktif dari segenap masyarakat dari desa-desa kedua kecamatan agar Pembukaan FBN 2019 di Pantai Oa dapat berjalan dengan sukses. Dalam kesempatan ini pula, dilakukan inventaris atraksi-atraksi seni dan budaya yang akan ditampilkan oleh desa-desa di Kecamatan Wulanggitang dan Ile Bura yakni kesenian Nau Alu dari Desa Ojandetun, teater dan tarian masal Gong Pito dari desa Hewa, tiup seruling dari desa Nawokote, tarian Lusi Lerang dari desa Boru dan Riang Baring, tarian Kedon Baku dari desa Lewotobi, dan lainnya. Dari semua atraksi seni dan budaya ini selanjutnya akan melalui proses kurasi dari Disparbud yang akan dilaksanakan pada tanggal 9 dan 10 Maret 2019 sehingga dapat menghasilkan sebuah seni pertunjukkan yang berkualitas dan menghibur.

Kadis Disparbud kemudian mengharapkan para camat dan kepala desa untuk menyiapkan masyarakat secara baik,menggiatkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di desa yang secara aktif berperan dalam pengembangan potensi wisata, serta mengharapkan koordinasi yang harus tetap dibangun baik dengan Disparbud, panitia, dan pihak lainnya melalui rapat-rapat koordinasi lanjutan.

Kepala-kepala desa pun menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan kesiapannya menjadi tuan rumah kegiatan Pembukaan FBN 2019, karena melalui kegiatan ini, potensi-potensi wisata budaya dan alam serta kuliner yang ada di dua kecamatan ini dapat tergali dan juga dipertahankan. Camat Wulanggitang pun menekankan pentingnya kebersihan baik di desa-desa secara umum maupun di lokasi wisata. Masih banyaknya sampah dan kurangnya ketersediaan tempat sampah menjadi perhatian khususnya.

Kepala Bidang Pemasaran dan Kerja Sama Disparbud Flotim, Silvester Kabelen menggarisbawahi pentingnya kegiatan ini dari sudut pandang ekonomi masyarakat. Kabelen mendorong masyarakat untuk secara aktif dan kreatif mengolah dan menghasilkan aneka seni dan juga kuliner yang dapat dipamerkan dalam kegiatan pembukaan FBN 2019 serta menyediakan homestay yang nyaman dan bersih demi peningkatan ekonomi masyarakat. Kabelen menambahkan bahwa pariwisata telah menjadi jalan pembuka untuk pembangunan lainnya.   

Setelah rapat koordinasi bersama ini, Kadis Disparbud besera jajaran, Camat Wulanggitang, kepala-kepala desa, dan perwakilan dari HPI, ARSITA, PHRI dan finalis Oa Pariwasata mengadakan kunjungan ke Pantai Oa, Pantai Rako dan Bukit Manuk untuk melihat dan memastikan kesiapan obyek-obyek wisata itu untuk menggelar kegiatan Pembukaan FBN 2019.