Ini Cuplikan Keterangan TSK Oknum Kades Boba Dan Korban

Focus Indonesia News – Pelaku inisial BA yang juga masih menjabat sebagai Kepala Desa Boba di Kecamatan Golewa Selatan Kabupaten Ngada, Flores, dan ditetapkan berstatus Tersangka atas Laporan Perkara Penganiayaan terhadap Korban bernama Damianus Wawo tanggal 3 Januari 2019 malam dalam acara Reba (Pesta Adat) di Sa’o (rumah adat) Ringa Lika, Boba, rangkuman redaksi berita, pada keterangan periksa perkara mengungkapkan menampar satu kali sebagai teguran.

Dihimpun redaksi berita, surat Polisi dengan nomor : SP2HP/25/I/Reskrim, perihal Pemberitahuan Hasil Perkembangan Penyelidikan, tertanggal Mataloko 13 Januari 2019, tentang Tindak Pidana Penganiayaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 351 ayat (1) KUHP, dipastikan bahwa atas laporan pelapor telah diambil keterangan pada tanggal 7 Januari 2019, saksi dan terlapor telah diambil keterangan pada tanggal 10 Januari 2019.

Dijelaskan, Penyidik telah melakukan penyelidikan dan telah melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi dan terhadap satu orang terlapor namun terlapor belum mengakui perbuatan penganiayaan karena menurut terlapor hanya menampar  satu kali kepada korban dan menurutnya sebagai bentuk teguran.  

Sementaraitu, Korban Damianus Wawo dalam keterangan kejadian menuturkan pihaknya sudah mengungkap seluruh fakta disertai saksi dan alat bukti bersama hasil visum kepada pihak Kepolisian Polsek Golewa Kabupaten Ngada sejak pelaporan pertama untuk penegakan hukum dan keadilan.

“Saya ini masih keluarga dengan dia (pelaku), tapi pada malam dheke reba saya hanya omong bahwa kalau ditanya tentang pembangunan rumah yang keramiknya belum dipasang, ya kita bicara saja baik-baik, karena tahun sebelumnya kami sudah sepakat bahwa tahun depan kita sudah duduk diatas lantai keramik, itu langsung dia tinju saya tiga kali sampai darah keluar dan mulut saya juga pecah, Setelah kena pukul, saya tunduk sambil lihat darah yang keluar, lalu saya ke belakang rumah dan seterusnya sampai akirnya ambil visum. Bagi saya itu sangat keterlaluan, tolong hukum harus tegak. Kami orang kecil hanya harap hukum jangan bermain-main dan jangan pilih kasih”, ungkap korban kekerasan, Damianus Wawo tanggal 6 Februari 2019.

Rangkuman perkembangan perkara, Kapolsek Golewa, Ngada, Ipda Stefanus Siga menjawab informasi perkembangan penanganan kasus oknum Kades Boba inisial BA (8/2/2019), dipastikan progres penanganan perkara oleh pihak Polsek Golewa sudah dimasukan kepada Kejaksaan, sedang diteliti pihak Kejaksaan Negeri Bajawa.

Keterangan Kapolsek Golewa, Ipda Stefanus Siga dikutip redaksi berita tanggal 8 Februari 2019 pukul 13.09 wita dalam materi jawaban konfirmasi penanganan perkara terkait.

Terkait perkara ini, selanjutnya kebenaran dan keadilan hukum akan membuktikan di Meja Pengadilan Negeri Bajawa. (Tim/Red)