Home Berita Caleg Nasdem Ngada Dorothea Tekankan Mutu dan Jumlah Pengawas Berintegritas

Caleg Nasdem Ngada Dorothea Tekankan Mutu dan Jumlah Pengawas Berintegritas

563
0

Focus Indonesia News – Calon Anggota DPRD Kabupaten Ngada dari Partai Nasdem Nomor Urut 1, Daerah Pemilihan Golewa Raya, Dorothea Dhone mengungkapkan kebutuhan perubahan dari aspek pengawasan Lembaga DPRD menyentuh dua hal yakni mutu dan jumlah insan pengawas berintegritas yang menurutnya harus disepakati agar peran posisi pengawasan di daerah bisa menyumbangkan berbagai instrumen konstruktif bagi daerah.

Penegasan ini dikutip tim redaksi media ini (4/2/2019) dalam diskusi terbatas Dorothea Dhone bersama kelompok masyarakat dari sejumlah titik wilayah di kediamannya Malanuza Kabupaten Ngada.

Menurut dia, apabila trias politica terus berkembang maksimal dalam kemitraan menjalankan roda pembangunan berbangsa dan bernegara maupun otonomi daerah, maka harapan pembangunan dan seluruh realisasi kebijakan untuk rakyat akan menuai hasil maksimal dan mental kinerja tidak begitu dipertanyakan.

Sementara terkait perannya di Lembaga DPRD Ngada selama ini, menurut Dorothea Dhone, yang dilakukannya adalah mengacu pada tupoksi kedewanan sebagai suara kontrol ketat dan itu dilakukan sebagai jawabannya sebagai wakil rakyat yang menerima amanat aspirasi masyarakat.

“Yang dibutuhkan adalah kualitas dan yang tidak kalah penting adalah penambahan jumlah pengawas berintegritas. Jika ini perlahan menunjukan gejala ke arah peningkatan, saya pikir tata laksana pembangunan maupun kebijakan daerah ini tidak mengalami kehilangan roda pengawasan di hadapan masyarakat. Pengawasan berintegritas benar-benar diperlukan sebab hanya dengan itu profesionalisme kemitraan dalam pembangunan bisa diselenggarakan. Hasilnya berbagai instrumen menjadi sehat dan tidak menjadi buah bibir melorotnya mutu kinerja dalam pembangunan daerah”, ungkap Dorothea Dhone.

Dorothea yang juga menjabat Wakil Ketua I DPRD Ngada optimis kiprah Lembaga Dewan yang terus disorot adalah wujud perhatian serius segenap elemen untuk kepenuhan harapan DPRD tidak boleh sekedar hadir untuk melengkapi tetapi sebaliknya menjadi roh model yang bergerak maksimal dengan visi daerah sukses apabila trias politica (Executive, Legislatif, Judicativ) serta berbagai elemen demokrasi dan masyarakat tetap berwatak kinerja dalam masing-masing porosnya.

“Yang dibutuhkan pihak executive dari legislatif adalah pengawasan konstruktif. Jika hal-hal seperti ini masih jauh dari komitmen dan kesadaran maka sama arti dengan daerah berjalan timpang lalu tergelincir. Saya tetap dalam watak perjuangan pengawasan berintegritas dan sebagai mitra yang hadir untuk membangun dengan tata cara terhormat dari fungsi pengawas DPRD”, tutup dia. (Tim/Red)