Home Berita Bupati Nagekeo Wujudkan Skema Swakelola Terukur Dan Hemat Anggaran

Bupati Nagekeo Wujudkan Skema Swakelola Terukur Dan Hemat Anggaran

435
0

Focus Indonesia News – Bupati Kepala Daerah Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam estafet kepemimpinan daerah, mengkondisikan sejumlah langkah terobosan kreatif pro kinerja dan pengkondisian budaya penggunaan anggaran berbasis managemen anggaran tepat sararan, terukur sesuai kebutuhan, pro hasil maksimal dengan menggerakan seluruh kekuatan dan potensi masyarakat daerah.

Dikutip wawancara redaksi berita media ini (10/02/2019), Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do mengungkapkan salah satu agenda kebijakan yang mulai didorong Pemerintah Daerah Kabupaten Nagekeo kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Nagekeo, Marianus Waja adalah system swakelola kerja dengan mendorong Masyarakat Desa sebagai garda partisipatif bermental tanggungjawab dalam membentuk pola kerja tuntas, hemat anggaran, terukur dan efektif membuahkan hasil.

Dijelaskan, terobosan system kerja swakelola diantaranya mulai diterapkan pada bentuk-bentuk kerja nyata seperti pembukaan jalan baru, jalan tani dan rangkaian visi kerja nyata lainnya dimana posisi daerah tidak hanya sebagai pendorong anggaran kepada titik kebutuhan kerja namun juga ikut serta dalam segenap proses kerja dan pengawasan aktif untuk menciptakan hasil dengan meminimalisasi kecenderungan hanya bergantung pada pola tender proyek.

“System swakelola yang kami terapkan ini sudah dikaji dengan prinsip setiap anggaran negara yang dikucurkan berbasis kajian komprehensif tepat anggaran, tepat pula strategy kerjanya dan tepat hasil. Dengan kreasi pola swakelola, penghematan uang negara bisa dilakukan termasuk penyehatan tata anggaran serta mental pembangunan sebagaimana didengungkan reformasi bangsa dan juga perwujudan spirit revolusi mental. Selainitu itu, masyarakat Desa selaku subyek, tetap dihidupkan dan memiliki rasa tanggungjawab dalam budaya kebijakan daerah yang melibatkan kerja nyata membangun bersama sebagaimana yang dicita-citakan selama ini”, tandas Bupati Nagekeo, Johanes Don Bosco Do.

Sementara terkait hasil uji coba swakelola, kata Bupati Johanes Don Bosco Do, dengan kajian komprehensif, anggaran pembukaan jalan baru ataupun juga jalan tani misalnya, menuai hasil kerja terukur dan sesuai harapan.

Lebih lanjut, anggaran daerah yang digelontorkan pun berhasil ditekan dan prinsip tepat kebutuhan, tidak gelembung, penghematan bisa mencapai ratusan juta rupiah, bahkan milyaran rupiah, yang nantinya peruntukan dari hasil-hasil penghematan yang dilakukan Pemerintah Daerah, juga dipakai untuk membangun Kabupaten Nagekeo di berbagai kebutuhan real pembangunan prioritas lainnya sesuai aspirasi kebutuhan masyarakat dan agenda percepatan kemajuan daerah Nagekeo.

Dia berharap berbagai strategy kreasi terobosan kebijakan perubahan Nagekeo didukung semua pihak dan masyarakat untuk mewujudkan Nagekeo sehat dan kuat dalam meletakan berbagai prinsip dasar implementasi pembangunan daerah serta pendidikan mental kebijakan sesuai semangat perubahan dalam tema perbaikan pelayanan publik dan reformasi birokrasi. (Tim/Red)